• Kamis, 12 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur





TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Pasangan calon nomor urut 01, Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin, unggul dalam pemungutan suara ulang (PSU) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara tahun 2024 berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) yang dilakukan oleh SCL Taktika Consultant.

Dalam pemaparan hasil quick count yang dilakukan di 400 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kukar, Aulia-Rendi meraih suara sebesar 56,56%, disusul pasangan nomor urut 03 Dendi Suriadi - Alif Turiadi dengan 29,13%, dan pasangan nomor urut 02 Awang Yacob Luthman - Akhmad Zais dengan 14,31%.

CEO SCL Taktika Consultant, Iqbal Themi, menyampaikan bahwa hasil ini diperoleh dari proses pemantauan secara independen oleh pihaknya setelah PSU digelar berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi.

“Saya menunjukkan dengan data bahwa pasangan Aulia-Rendi saat ini unggul atas dua pasangan pesaingnya,” ujar Iqbal dalam konferensi pers Sabtu (19/4/2025) di Cafe Siamo Kopitiam.

Ia menjelaskan bahwa SCL Taktika menerjunkan 400 enumerator yang tersebar secara proporsional di 20 kecamatan se-Kabupaten Kutai Kartanegara. TPS sampel dipilih menggunakan metode Stratified Systematic Cluster Random Sampling, dengan populasi berupa suara sah dari pemilih yang hadir langsung ke TPS.

Hasil quick count ini memiliki margin of error kurang lebih 1% dengan tingkat kepercayaan 95%. Validasi dilakukan secara berlapis, mulai dari sistem otomatis, validasi manual oleh tim data center, hingga verifikasi terhadap lembar hasil suara yang ditandatangani Ketua KPPS di TPS.

Namun demikian, Iqbal menekankan bahwa hasil quick count ini bukanlah hasil resmi. Kewenangan pengumuman hasil pemilihan secara resmi berada di tangan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Hasil ini hanya dapat digunakan sebagai data pembanding. Kami mengimbau masyarakat dan media untuk menunggu hasil resmi dari KPU Kukar,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang mengatasnamakan SCL Taktika tanpa verifikasi.

"Jika ada informasi yang diragukan, mohon untuk selalu mengecek kebenarannya melalui sumber resmi dan terpercaya," pungkasnya. (Dri)



Pasang Iklan
Top