
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kutai Kartanegara mulai mendistribusikan logistik Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada ke 20 kecamatan di wilayah Kukar. Pengiriman logistik dimulai dari gudang KPU pada Rabu (16/4/2025).
Ketua KPU Kukar, Rudi Gunawan, menyampaikan bahwa proses penyiapan logistik telah berlangsung selama tiga hari tiga malam, dan saat ini progresnya telah mencapai 95 persen.
"Alhamdulillah, selama tiga hari tiga malam ini kami telah melakukan proses setting logistik, dan kini telah mencapai sekitar 95 persen dari total 20 kecamatan. Mulai hari ini hingga besok, kami akan melakukan distribusi logistik ke masing-masing kecamatan," ujarnya.
Distribusi diawali dari kecamatan-kecamatan terjauh, khususnya wilayah pesisir dan daerah ujung seperti Murabada dan Merekaju. Sementara untuk kecamatan terdekat seperti Tenggarong, distribusi dijadwalkan terakhir pada Rabu (16/4/2025).
Proses pemuatan logistik sudah dimulai dari gudang KPU. Salah satu contohnya, Kecamatan Tambang sudah mengangkut logistik untuk dikirim ke wilayah Alam. Distribusi dilakukan secara bertahap, dimulai dengan pelepasan truk-truk pengangkut logistik ke kecamatan tujuan.
Mengantisipasi musim hujan dan potensi gangguan distribusi, KPU Kukar telah menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah pihak, seperti Komite Muda, BPK, Panwascam, camat, kapolsek, hingga danramil.
"Beberapa wilayah hulu seperti sepanjang aliran Sungai Mahakam dan Danau Semayang hingga kemarin masih mengalami banjir, meskipun mulai surut," tambah Rudi.
Untuk menjangkau wilayah terdampak banjir, KPU Kukar menyiapkan moda transportasi alternatif. Di beberapa titik, logistik akan diangkut menggunakan kendaraan darat, lalu dilanjutkan dengan perahu atau kapal. Skema ini akan diterapkan di kecamatan seperti Kenohan, Muara Wis, dan Muara Muntai.
"Untuk Muara Muntai, logistik diangkut menggunakan truk dari darat, lalu dipindahkan ke kapal untuk mencapai kecamatan tujuan," jelasnya.
Terkait data pemilih, Rudi memastikan bahwa pihaknya akan menggunakan data yang telah digunakan sebelumnya, seperti DPTB, DPK, dan DPT.
"Dengan sistem distribusi bertahap ini, KPU Kukar memprioritaskan wilayah yang paling jauh terlebih dahulu. Sedangkan Kecamatan Tenggarong sebagai tuan rumah akan menjadi yang terakhir menerima distribusi logistik," tutupnya. (Dri)