• Jum'at, 05 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur




TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Akibat insiden kapal kayu yang mengangkut tiga orang penumpang menghantam kapal ponton pada Sabtu (12/4/2025) sekitar pukul 00.30 WITA di perairan Desa Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara, satu orang dinyatakan hilang terseret derasnya arus Sungai Mahakam.

Korban yang hilang diketahui berinisial IS (49), warga asal Samarinda. Ia berada di kapal tersebut bersama sang istri dan satu penumpang lainnya yang selamat dalam insiden tersebut. Detik-detik mengerikan terjadi saat kapal kecil yang mereka tumpangi rusak parah usai menghantam badan kapal ponton yang tengah berlabuh.

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kutai Kartanegara, Fida Hurasani, korban terakhir terlihat melambaikan tangan sebelum akhirnya hilang ditelan pusaran air.

“IS jatuh tepat di titik pusaran yang memang dikenal sangat berbahaya. Meskipun korban bisa berenang, arus kuat dan hisapan pusaran membuatnya tak berdaya,” kata Fida Hurasani, Sabtu (12/4/2025).

Pusaran air di kawasan itu dikenal berbahaya, terlebih saat debit air sungai naik drastis. Kekuatan hisapnya bisa menyeret benda atau tubuh manusia dalam hitungan detik, membuat penyelamatan jadi nyaris mustahil.

Tim gabungan dari Disdamkar Matan Kukar, Polsek, Koramil, hingga Polairud kini terus melakukan pencarian intensif. Penyisiran dilakukan menyeluruh di sepanjang aliran sungai yang mengarah ke Tanjung Batu hingga Loa Tebu. Derasnya arus air memperluas kemungkinan lokasi korban terbawa arus.

“Saat ini kami terus berupaya menyisir area utama dan memperluas pencarian menggunakan perahu. Kondisi arus sangat deras, namun tim tak mengendurkan upaya penyelamatan,” lanjut Fida.

Hingga berita ini diturunkan, IS masih dalam pencarian. Keluarga korban dan warga setempat berharap keajaiban masih berpihak, sementara tim SAR terus berjuang melawan waktu dan derasnya arus Mahakam. (Dri)



Pasang Iklan
Top