• Sabtu, 07 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



TENGGARONG (KutaiRaya.com) Hingga saat ini banjir di Kutai Kartanegara makin meluas, khususnya di Kecamatan Loa Kulu ada dua desa yang terendam banjir. Adapun desa tersebut ialah di Desa Jonggon C dan Sungai Payang.

Koordinator Lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar Eko Suryawinata mengatakan, musibah banjir ini telah merendam sejumlah Kecamatan diantaranya Kecamatan Kembang Janggut, Tabang, Kota Bangun, Muara Kaman dan Loa Kulu. Untuk banjir di Loa Kulu telah mencapai ketinggian sekitar 150 Cm atau sepinggang orang dewasa.

"Melihat kondisi tersebut, kami turunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk memastikan kondisi di Tempat Kejadian Perkara (TKP)," kata Eko Suryawinata pada Kutairaya, Jumat (11/4/2025).

Ia juga melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak, untuk mengidentifikasi warga yang terdampak serta menghimbau untuk siap siaga menghadapi banjir susulan.

"Sejumlah wilayah genangan air sudah masuk ke rumah warga, penanganan ini harus cepat dalam menjamin keamanan warga," ucapnya.

Pihaknya juga telah mendirikan posko, dapur umum serta obat obatan di sejumlah wilayah yang terdampak banjir. Hal ini bagian bentuk respon cepat dan kepedulian dari pemerintah daerah terhadap masyarakatnya.

"Banjir ini menghambat sejumlah akses mobilisasi masyarakat, bahkan terputus tak bisa dilalui oleh kendaraan baik roda dua dan empat," sebutnya.

Sementara itu Kepala Desa Sungai Payang Arbain membenarkan diwilayahnya terjadi banjir. Ada sekitar 100 Kepala Keluarga yang terdampak akibat banjir tersebut. Banjir ini telah dirasakan sejak kemarin saat malam hari.

"Ketinggian air saat ini mencapai sekitar 150 Cm dan air sudah masuk rumah warga serta akses tak bisa dilalui oleh kendaraan,"ujar Arbain.

Mengetahui hal itu, pemerintah desa telah bergerak cepat dan berkoordinasi dengan BPBD Kukar, untuk mendapatkan penanganan khusus. Sementara posko pengungsian, dapur umum dan obat obat telah didirikan.

"Kita sudah mengantisipasi itu saat air belum terlalu tinggi. Kita melakukan evakuasi dan memberikan bantuan hingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang terdampak," pungkasnya. (ary)



Pasang Iklan
Top