• Sabtu, 07 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur





TENGGARONG, (KutaiRaya.com) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif di Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong, Kamis (10/4/2025). Kegiatan ini mengangkat tema "Peran Media Dalam Pengawasan Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi di Kabupaten Kukar Tahun 2025."

Sosialisasi ini dihadiri oleh Anggota Bawaslu Kaltim Danny Bunga yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Turut hadir pula Anggota Bawaslu Kukar Munir Anshori dan Fahrisal, Komisioner KPU Kukar Wiwin, serta Ketua PWI Kukar Bambang Irawan. Kegiatan ini juga diikuti puluhan peserta dari kalangan media dan mahasiswa.

Danny Bunga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya peran media dalam mengedukasi masyarakat tentang setiap tahapan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

“Melalui kegiatan ini, kami berharap rekan-rekan media menjadi perpanjangan tangan penyelenggara dalam menyampaikan informasi secara akurat dan luas ke masyarakat. Terima kasih juga atas dukungan semua pihak terhadap jalannya PSU ini,” ujarnya.

Danny juga mengajak seluruh masyarakat Kukar untuk aktif berpartisipasi dan menggunakan hak pilihnya pada PSU yang akan digelar pada 19 April 2025 mendatang.

Senada dengan itu, Anggota Bawaslu Kukar Munir Anshori menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kesadaran publik akan tugas konstitusional warga negara untuk kembali memilih dalam PSU.

“Pemungutan Suara Ulang ini penting. Sesuai dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 195, yang berhak memilih adalah mereka yang telah menggunakan hak pilih pada Pilkada 27 November lalu,” jelas Munir.

Ia menegaskan bahwa informasi ini harus tersampaikan dengan jelas agar tidak ada warga yang terlewat atau tidak tahu bahwa mereka termasuk dalam daftar pemilih PSU.

Munir juga menambahkan, pihaknya bersama jajaran Bawaslu Kukar telah merampungkan pelantikan dan pembekalan pengawas TPS di 20 kecamatan, sebagai bagian dari persiapan menghadapi PSU.

“Kami berharap, kegiatan ini menjadi pintu masuk bagi media, mahasiswa, serta seluruh penyelenggara pemilu, dari KPU, PPK, PPS hingga KPPS, untuk bersinergi mengawal proses demokrasi ini dengan baik,” pungkasnya. (Dri)



Pasang Iklan
Top