• Jum'at, 04 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur





TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Polres Kutai Kartanegara bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tiga SPBU di Tenggarong pada Kamis (3/4/2025). Langkah ini dilakukan guna menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan adanya BBM oplosan.

Kabag Ops Polres Kutai Kartanegara, Kompol Roganda, mengungkapkan bahwa pengecekan dilakukan terhadap bunker BBM dan dispenser di beberapa SPBU, termasuk SPBU 6475502 Timbau, SPBU 64755014 Pesut, serta SPBU 6475503 Tenggarong Seberang.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan kualitas bahan bakar yang dijual kepada masyarakat.

Kompol Roganda menjelaskan bahwa pihaknya bersama pengawas lapangan Disperindag Kukar telah memeriksa bunker BBM Pertamax, Pertalite, dan Pertaminadex di SPBU 6475502 Timbau. Selain itu, pengecekan juga dilakukan terhadap nozzle atau dispenser yang mengalirkan BBM kepada konsumen.

"Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan kandungan air, baik di dalam bunker maupun yang keluar dari nozzle. Volume BBM yang diperjualbelikan juga tetap akurat sesuai tera, sehingga layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat," jelas Kompol Roganda.

Sidak kemudian dilanjutkan ke SPBU 64755014 Pesut, di mana tim melakukan pengujian terhadap bunker BBM jenis Pertamax Turbo, Pertamax, Pertalite, dan Dexlite. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa tidak ada kandungan air berdasarkan pengujian sampel dan pasta air.

"Kami juga melakukan pengujian terhadap BBM yang dikeluarkan pada 1 April 2025, dan hasilnya menunjukkan bahwa BBM dalam kondisi murni tanpa kandungan air. Volume, suhu, serta kualitas BBM yang dijual juga terjamin sesuai standar," tambahnya.

Pemeriksaan terakhir dilakukan di SPBU 6475503 Tenggarong Seberang, di mana tim menguji kadar air pada bunker Pertamax, Pertamax Turbo, Pertalite, Biosolar, dan Dexlite. Dari hasil pengujian, BBM dinyatakan dalam kondisi murni tanpa campuran air.

"Kami juga melakukan pengecekan tera atau pengukuran volume per liter dan per 20 liter BBM. Hasilnya akurat, sesuai dengan standar yang ditetapkan. Bahkan, sampel BBM dari tanggal 30 Maret 2025 hingga hari ini tetap menunjukkan kondisi yang baik tanpa kandungan air," terang Kompol Roganda.

Dengan hasil pemeriksaan tersebut, Polres Kukar bersama Disperindag Kukar menyatakan bahwa ketiga SPBU yang diperiksa dalam kondisi layak jual. Mereka juga berjanji akan terus melakukan pemantauan untuk memastikan kualitas BBM yang beredar di masyarakat tetap terjaga. (Dri)



Pasang Iklan
Top