• Jum'at, 04 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kepala Kemenag Kukar Nasrun

TENGGARONG (KutaiRaya.com) Kementerian Agama (Kemenag) Kukar akan melakukan rukyat hilal, untuk menetapkan perayaan Hari Raya Idul fitri 2025.

Kepala Kemenag Kukar Nasrun menjelaskan, rukyat hilal akan dilaksanakan pada 29 Maret 2025 di PCNU Tenggarong Seberang. Rukyatul hilal adalah metode pengamatan langsung terhadap penampakan bulan sabit muda (hilal), setelah matahari terbenam untuk menentukan awal bulan dalam kalender Hijriah.

Metode pengamatan ini dilakukan dengan mata telanjang atau dengan bantuan alat optik seperti teleskop.

"Kita lihat terlebih dahulu, untuk menentukan perayaan hari raya idul fitri dengan metode rukyat hilal," kata Nasrun pada Kutairaya, Kamis (27/3/2025).

Menurut Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika BRIN, Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa perhitungan berdasarkan kriteria Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) serta wujudul hilal, menunjukkan keseragaman dalam penentuan awal Syawal tahun ini.

Hal tersebut senada dengan Muhammadiyah yang sebelumnya, sudah terlebih dahulu menetapkan Idul Fitri 1446 H jatuh pada 31 Maret 2025. Penetapan itu tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2025.

Adapun, penetapan dari Muhammadiyah didasarkan pada hasil hisab, dengan menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal yang merupakan perhitungan astronomi, untuk menentukan awal bulan Hijriah tanpa menunggu rukyatul hilal.

Garis tanggal awal Syawal 1446 H menurut kriteria MABIMS berada di wilayah benua Amerika. Pada saat Maghrib, 29 Maret, hilal tidak mungkin terlihat di Indonesia. Maka, 1 Syawal 1446 H menurut kriteria MABIMS adalah 31 Maret 2025. (ary)



Pasang Iklan
Top