• Selasa, 09 Desember 2025
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Kepala Bulog Cabang Samarinda, Ahmad Roni, memastikan bahwa stok pangan, khususnya beras, dalam kondisi aman menjelang perayaan Idulfitri. Hingga saat ini, Bulog telah melakukan 25 kali operasi pasar, bekerja sama dengan Dinas Perdagangan dan Dinas Ketahanan Pangan di berbagai daerah, termasuk kegiatan terbaru di Kodim Kukar.

Selain menjaga harga di tingkat konsumen, Bulog juga berperan dalam menstabilkan harga di tingkat produsen melalui penyerapan gabah dari petani. Di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sendiri, Bulog telah menyerap sekitar 110 ton gabah, dengan tambahan 25 ton yang akan dibeli dalam minggu ini, sehingga total penyerapan mencapai 135 ton.

Namun, kendala utama bukan pada penyerapannya, melainkan pada proses pengeringan dan penggilingan, terutama karena cuaca yang tidak menentu.

"Cuaca yang sering berubah-ubah, seperti pagi panas dan siang hujan, menjadi tantangan dalam pengeringan dan penggilingan gabah. Namun, kami tetap berupaya agar proses ini berjalan optimal," ujar Ahmad Roni saat menghadiri kegiatan High Level Meeting di Bappeda Kukar Selasa (25/3/2025).

Dari segi persediaan, Bulog mencatat bahwa stok beras di gudang mencapai 7.875 ton, jumlah terbesar dalam dua tahun terakhir. Dengan asumsi kebutuhan pelayanan di Kukar sekitar 300–400 ton per bulan, stok ini cukup untuk lebih dari 10 bulan. Namun, karena Bulog Cabang Samarinda juga melayani enam kabupaten/kota Samarinda, Bontang, Kutai Timur, Kutai Barat, Mahakam Ulu, dan Kukar, stok tersebut diperkirakan dapat mencukupi kebutuhan selama lima bulan ke depan.

Selain beras, Bulog juga memiliki stok pangan lainnya, seperti gula pasir sebanyak 60 ton, minyak goreng sekitar 4.000 liter, serta tepung terigu sebanyak 3.000 kg (3 ton). Dengan ketersediaan ini, Bulog optimistis dapat mengatasi lonjakan permintaan masyarakat menjelang dan setelah Idulfitri.

"Kami pastikan stok pangan cukup dan masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan bahan pokok. Bulog siap mendukung stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Kukar dan sekitarnya," tambahnya.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan masyarakat tetap tenang dalam menghadapi bulan Ramadan dan Idulfitri tanpa perlu melakukan pembelian berlebihan yang bisa memicu lonjakan harga. (dri)



Pasang Iklan
Top