
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Pencarian terhadap dua pekerja tambang yang tertimbun longsor di area tambang batu bara PT Insani Bara Perkasa akhirnya menemukan titik terang. Satu korban berinisial AS telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Rabu (27/2/2025).
Kejadian ini bermula pada Minggu (23/2/2025) pukul 21.00 WITA, saat tujuh pekerja tengah beraktivitas di lokasi tambang. Longsor tiba-tiba terjadi, mengakibatkan dua orang tertimbun, sementara lima lainnya selamat.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Kaltim, Endrow Sasmita, menjelaskan bahwa pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan, yang terdiri dari Basarnas Kaltim, Tim emergency PT Insani Bara Perkasa, BPBD, Polisi dan Koramil setempat Pada Rabu (27/2) pukul 09.55 WITA, tim berhasil menemukan satu korban berinisial AS dalam kondisi meninggal dunia.
"Satu korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara satu korban lainnya masih dalam pencarian," ujar Endrow.
Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban kedua. Pencarian dilakukan dengan membagi area ke dalam tiga sektor utama Sektor 4, Sektor 5, Sektor 6.
Untuk mendukung pencarian, digunakan 5 unit alat berat, yakni ekskavator dan bulldozer, serta peralatan canggih seperti Drone thermal untuk pemantauan visual, dan Georadar untuk mendeteksi keberadaan korban di bawah tanah
"Tim SAR terus melakukan pemetaan dan evaluasi untuk menentukan strategi pencarian pada hari berikutnya," tambah Endrow.
Sesuai amanat Undang-Undang, pencarian akan terus dilakukan hingga hari ketujuh sejak kejadian, dengan upaya maksimal agar korban yang masih hilang dapat ditemukan.
"Kami akan terus melakukan pencarian semaksimal mungkin sesuai prosedur yang berlaku," tutupnya. (Dri)