
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Kutai Kartanegara telah resmi berjalan sejak 17 Februari 2025 di beberapa sekolah di Tenggarong sebagai pilot project. Untuk memastikan kelancaran program ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar melakukan pendampingan intensif di sekolah-sekolah yang terlibat.
Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar, Joko Sampurno, menjelaskan bahwa pelaksanaan awal program ini difokuskan di wilayah Tenggarong dengan melibatkan 6 sekolah, terdiri dari 2 SMP Negeri yakni SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Tenggarong. Serta 4 SD Negeri yaitu SD Negeri 1, SD Negeri 3, SD Negeri 11, dan SD Negeri 18 Tenggarong
"Pada tahap awal ini, program berhasil menyediakan 3.310 porsi makanan bergizi untuk siswa di sekolah-sekolah tersebut. Ini merupakan langkah penting dalam mendukung kesehatan dan gizi anak-anak di Kabupaten Kutai Kartanegara," ujar Joko pada Kamis (20/2/2025).
Pelaksanaan program ini melibatkan berbagai pihak guna memastikan kelancaran dan efektivitasnya, di antaranya Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (Kasapel), Bu Fitri, sebagai perwakilan dari Badan Gizi Nasional, Dinas Pendidikan (Disdikbud) sebagai pendamping dan penyedia data sekolah, Pemerintah Daerah (Pemda), diwakili oleh bagian ekonomi dan staf terkait, Kapolres dan Dandim, yang turut hadir untuk mendukung dan memantau jalannya program
Disdikbud Kukar memiliki peran penting dalam program ini, meskipun lebih kepada pendampingan, pelaksanaan program, Tim dari Disdikbud hadir di lokasi untuk memastikan kegiatan berjalan lancar. Menyediakan data sekolah, Data ini digunakan sebagai dasar perencanaan tahap selanjutnya. Serta berkoordinasi dengan berbagai pihak seperti Kasapel, Pemda, dan aparat keamanan agar program berjalan sesuai rencana
Ia menambahkan bahwa Kabupaten Kutai Kartanegara memiliki jumlah sekolah yang cukup besar, baik negeri maupun swasta. Berikut rincian data sekolah yang telah disiapkan oleh Disdikbud Kukar SD Negeri ada 443 sekolah, SMP Negeri ada 109 sekolah, TK Negeri ada 29 sekolah. Total sekolah (Negeri & Swasta): Lebih dari 1.000 sekolah (termasuk TK, SD, dan SMP)
Data ini telah diserahkan kepada Bupati, Satpol, Kodim, dan BIN untuk mendukung perencanaan serta perluasan program di masa depan.
Setelah sukses pada tahap awal di 6 sekolah, program ini akan diperluas ke lebih banyak sekolah di Kukar. Penentuan lokasi dan jumlah sekolah tambahan akan diputuskan oleh Kasapel, Bu Fitri.
"Kami berharap program ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak siswa, sehingga semakin banyak anak-anak di Kutai Kartanegara yang mendapatkan asupan gizi yang lebih baik," pungkas Joko. (Dri)