
TENGGARONG (KutaiRaya.com) Jalan poros Kecamatan Kota Bangun menuju Kecamatan Tabang Kabupaten Kukar mengalami kerusakan parah. Jalan tersebut merupakan akses utama antar Kecamatan bagi masyarakat.
Terlebih kondisi cuaca buruk membuat akses tersebut sulit dilintasi bahkan membahayakan pengendara atau pengguna jalan tersebut.
Salah satu warga asal Kota Bangun Mawardi mengatakan, sebagian jalan di Kota Bangun ini rusak parah. Keadaan tersebut diperparah saat kondisi hujan tiba, sehingga masyarakat harus berhati hati dalam melintasi jalan itu.
"Jalan ini penghubung antar Kecamatan yaitu Kecamatan Kota Bangun, Kenohan, Kembang Janggut dan Tabang," kata Mawardi pada Kutairaya, Selasa (4/2/2025).
Menurutnya, jika jalan itu tak segera diperbaiki maka dapat menghambat mobilisasi barang khususnya Bahan Pokok Penting (Bapokting) bagi masyarakat. Selain itu, telah banyak korban terjatuh saat melintasi jalan itu.
"Penanganan sementara baru dilakukan pengerasan dengan menggunakan bebatuan, sehingga jalan itu tak terlalu licin," ucapnya.
Dirinya berharap, pemerintah Kecamatan maupun pemerintah Kabupaten melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, bisa segera memperbaiki jalan tersebut.
Sementara itu Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar Linda Juniarti menjelaskan, perbaikan jalan poros yang menghubungkan Kecamatan Kota Bangun, Kenohan dan Tabang menjadi prioritas pembangunan Pemkab Kukar pada 2025 ini.
"Ada pekerjaan di 2025 ini melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar 30 miliar rupiah. Namun anggaran itu menjadi hilang akibat menyesuaikan Intruksi Presiden (Inpres) terhadap efisiensi keuangan Negara," jelas Linda Juniarti.
Tapi, perbaikan jalan poros itu juga dilakukan melalui sumber dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kukar 2025 sekitar 20 miliar dengan panjang 1,6 KM.
"Kita melakukan perbaikan per spot spot yang dinilai rusak parah, sehingga bisa mengatasi keluhan masyarakat," pungkasnya. (ary)