• Jum'at, 04 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Plt Kadisperindag Kukar, Sayid Fathullah.

TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Retribusi dari pasar terus menjadi penyumbang terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Disperindag Kukar berupaya mengoptimalkan potensi ini agar kontribusinya meningkat setiap tahun.

Plt Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah, mengungkapkan bahwa beberapa sumber PAD utama berasal dari retribusi stand dan parkir, pengelolaan parkir, serta pergudangan. Selama ini, retribusi pasar yang berasal dari Pasar Mangkurawang, Tangga Arung, Loa Kulu, dan lainnya menyumbang sekitar Rp 243 juta. Sayid juga menjelaskan bahwa pengelolaan pasar yang baik dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat serta memperkuat kontribusi PAD.

"Pengelolaan pasar yang semakin baik akan berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan daerah," jelasnya pada Selasa (29/10/24).

Tahun ini, Disperindag menargetkan PAD sektor perdagangan sebesar Rp 600 juta, yang mengalami penurunan dibandingkan tahun 2023 yang menargetkan Rp 800 juta. Penurunan target ini disebabkan oleh proses relokasi pasar dan penghapusan tera ulang, yang berdampak pada pendapatan sementara.

Tentu PAD ini akan dikembalikan lagi untuk pembangunan dan perawatan pasar yang selama ini digunakan oleh masyarakat yang ada di Kukar. Untuk itu perlu dukungan juga para pedagang untuk tetap patuh membayar retribusi pasar, hal ini untuk kebaikan mereka juga.

Sayid menegaskan bahwa Disperindag akan terus berupaya meningkatkan PAD. Selain sektor pasar, sektor pergudangan juga akan dikembangkan sebagai sumber PAD tambahan.

"Dengan adanya pasar yang baru nanti, kami berharap PAD akan meningkat dan kesejahteraan masyarakat Kukar turut terangkat," tutupnya. (adv/dri)



Pasang Iklan
Top