
TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Anggota DPRD provinsi Kaltim Salehuddin, S.Sos, S.Fil, M.AP memberikan Kuliah Umum kepada ratusan Mahasiswa baru Unikarta, di halaman Unikarta, Rabu (28/08/2024).
Politisi Golkar ini menyampaikan sekilas terkait dengan peran pendidikan menuju Indonesia Emas 2045, dan ini juga bagian dari cita-cita bangsa Indonesia untuk 100 tahun pasca kemerdekaan Indonesia.
"Artinya cita-cita ini menjadi suatu keniscayaan karena di RPJN 2025-2045 tahapan-tahapan itu sudah dibuat, apa yang menjadi di tahun 2045 itu indikator-indikatornya juga sudah disepakati, termasuk misalnya bagaimana pendapatan PDRB kita per Kapitanya, minimal pendapatannya sama dengan negara berkembang. Kemudian angka kemiskinannya turun, lalu angka stunting juga turun termasuk ekonominya, " ujar Salehuddin.
Ia mengatakan, hal ini merupakan keniscayaan yang saya sampaikan kepada Mahasiswa baru Unikarta, minimal membawa cakrawala berpikirnya, terkait dengan dukungan pendidikan terhadap proses menuju Indonesia Emas, dan saya bersyukur Mahasiswa baru Unikarta juga cukup komunikatif, sehingga beberapa isu terkait dengan konteks yang dunia pendidikan sekarang.
"Tentu ini juga menjadi masukan bagi kami di DPRD Kaltim khususnya di Komisi IV yang menangani pendidikan, " tegasnya.
Ia mengaku, dengan memberikan pemahaman ini harapannya juga akan menjadi Mahasiswa baru Unikarta untuk melihat Indonesia kedepan, tidak hanya berpikir saat ini saja tapi juga berpikir kedepan.
"Kalau berbicara masalah kualitas dan kuantitas dunia pendidikan kita di Kukar maupun Kaltim ini kita tidak bisa pungkiri bahwa Perguruan Tinggi yang ada di pulau Jawa memang lebih baik, tapi saya pikir kalau kita melihat satu sisi saja terkait tenaga pendidik kita termasuk Dosen, kita tidak kalah kualitas dengan di Pulau Jawa, karena rata-rata Dosen di Perguruan Tinggi kita terbaik dan lulusan dari Perguruan Tinggi di pulau Jawa, bahkan sebagian besar punya kualitas diangkatan masing-masing, artinya kalau berbicara kualitas maupun kuantitas harusnya sama, tapi memang sarana dan prasarana serta ekosistemnya belum terbangun dengan baik, ini yang menjadi catatan penting kita kedepan, bagaimana minimal kita bisa meminimalisir Gap tadi antara dunia pendidikan di Pulau Jawa dan di Kaltim, " paparnya.
Ia menambahkan, saat ini dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kaltim justru kita di Kaltim mempunyai kesempatan yang besar dengan adanya IKN, jadi tinggal bagaimana kita memaksimalkan dari sisi Fakultas kemudian jurusan.
"Kita banyak perusahaan di Kaltim, ini juga menjadi pasar tenaga kerja yang luar biasa, bahkan sebelum anak-anak kita lulus, kita bisa melakukan proses magang dan lainnya, ini juga tinggal Goodwill dari Rektorat dan Unikarta sebenarnya sudah melakukan itu dengan beberapa korporasi besar sudah bekerjasama, ini tinggal kualitas dan kuantitasnya ditingkatkan, sehingga sebelum lulus di Unikarta mereka sudah dikenalkan dengan dunia kerja, karena kita lebih punya potensi dan ruang dibandingkan dengan yang ada di Pulau Jawa, " tandasnya. (One)