• Rabu, 11 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menetapkan kebijakan bahwa kantong parkir di sepanjang turap Timbau Tenggarong digratiskan. Kebijakan ini bertujuan memberikan kenyamanan bagi warga maupun pendatang yang ingin bersantai di tepian Sungai Tenggarong tanpa harus memikirkan biaya parkir.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar, Ahmad Junaidi, mengatakan bahwa pihaknya siap melaksanakan arahan Bupati untuk menggratiskan parkir di kantong parkir sepanjang jalan di Turap Timbau.

"Kami tetap akan melakukan upaya penertiban, terutama kendaraan-kendaraan yang parkir di luar kantong parkir. Jadi kami mengimbau kepada masyarakat untuk menikmati Kota Raja Tenggarong dan suasana di Turap, namun tetap memarkir kendaraan di kantong-kantong parkir yang tersedia," ujar Junaidi, Selasa (6/8/24).

Junaidi menjelaskan bahwa pada jam-jam ramai seperti hari Sabtu, malam Minggu, dan hari Minggu, kantong parkir sering kali penuh. Jika kantong parkir penuh, masyarakat dapat memarkir kendaraan di area sekitar kantor bupati, kantor Satpol PP, atau titik-titik lain yang tersedia.

"Kami mohon dukungan masyarakat untuk menjaga kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut. Karena kawasan tersebut telah ditetapkan sebagai Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL), kami telah menyiapkan sarana prasarana seperti lampu lalu lintas, rambu-rambu, marka jalan, serta tilang elektronik bekerja sama dengan Polres,"katanya.

Junaidi menambahkan bahwa prioritas utama Dishub adalah ketertiban lalu lintas, baik untuk kendaraan roda empat maupun roda dua. Kantong-kantong parkir di sepanjang Jalan Ahmad Muksin, dari depan kantor bupati hingga sekitar jembatan repo-repo, disiapkan untuk mendukung ketertiban ini.

Pihak Dishub juga mengarahkan masyarakat atau pihak swasta yang memiliki usaha di pinggir-pinggir jalan agar mengimbau pelanggan atau konsumen mereka untuk memarkir kendaraan di kantong-kantong parkir yang disediakan, agar tidak menghambat arus lalu lintas.

"Harapannya, warga Kota Tenggarong dapat memberikan contoh bagi tamu-tamu dari luar daerah seperti Samarinda, Balikpapan, atau kota lainnya untuk ikut tertib. Kami berterima kasih atas kritik, saran, dan masukan dari masyarakat yang membantu memperbaiki kinerja kami," tutupnya . (dri)



Pasang Iklan
Top