• Kamis, 18 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kepala Kesbangpol Kukar Rinda Desianti

TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menargetkan partisipasi pemilihan pada Pilkada tahun 2024 meningkat sebesar 77,5 persen. Target ini mengingat pemilih di Kukar didominasi oleh kelompok Gen Z (Zoomer).

Berbagai upaya telah dilakukan Kesbangpol untuk meningkatkan partisipasi pemilih, seperti sosialisasi dan melibatkan generasi muda dalam kegiatan wawasan kebangsaan serta membentuk Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Kepala Badan Kesbangpol Kukar, Rinda Desianti, menyatakan bahwa tingkat partisipasi pemilih di Kukar selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya. Dia optimis pada pelaksanaan Pilkada November 2024, jumlah partisipasi akan semakin bertambah.

"Para peserta pendidikan politik yang didominasi kaum milenial dan zilenial ini dapat melakukan tindakan atau upaya untuk mensosialisasikan kembali bagaimana kecerdasan politik dalam memilih pimpinan yang akan datang," kata Rinda pada (30/7/24).

Rinda menjelaskan bahwa pada Pilkada tahun 2020, partisipasi hanya 57 persen, sedangkan pada pemilu 2024 mencapai 83,7 persen. Upaya yang dilakukan menyasar kelompok muda, karena 30 persen pemilih di Kukar adalah Gen Z dan 25 persen adalah milenial.

"Jadi 55 persen pemilih adalah kelompok muda," jelasnya.

Selain itu, Kesbangpol melibatkan forum-forum bentukan pemerintah, ormas, dan tokoh masyarakat untuk mengimbau partisipasi masyarakat dalam pemungutan suara.

"Untuk target partisipasi pemilih, saya inginkan tidak muluk-muluk, 77,5 persen sesuai target nasional," ujar Rinda.

Kesbangpol juga menekankan pentingnya KPU untuk menyisir data orang yang telah meninggal dunia dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan berkordinasi dengan Kesbangpol untuk memastikan data yang akurat.

"Untuk itu, perlu dijaga antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan Pilkada November 2024 ini, khususnya kelompok Gen Z," tutupnya. (dri)



Pasang Iklan
Top