• Selasa, 20 Januari 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Dampak baik dirasakan pedagang yang berjualan di outlet Dewan Kerjinan Nasional Daerah (Dekranasda) dibawah naungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Kartanegara (Kukar).

Outlet yang terletak di Jalan Pattimura, Tenggarong ini menjual berbagai macam produk lokal dari hasil kerajinan para pengrajin lokal. Buka setiap hari dari pukul 08.00 sampai 22.00 WITA.

Anto, yang tinggal di Jalan Loa Ipuh adalah salah satu pedagang di Deskranasda yang mengaku merasakan dampak baiknya. Saat hari biasa dia mendapatkan omset sekitar 500 ribu rupiah dan saat rame omsetnya mencapai 2 juta rupiah per hari.

"Saya berjualan di sini kurang lebih berjalan hampir satu tahun dan fasilitas yang disediakan oleh pemerintah untuk para pelaku usaha kerajinan ini dari segi ekonomi kami sangat terbantu, di sini cukup banyak pengunjung yang tertarik untuk datang," jelasnya, Selasa (23/07/24).

Anto menjual berbagai macam produk kerajinan dan yang paling unggulannya adalah kerajinan manik-manik dan baju adat Dayak.

"Pengunjung yang datang ke sini bisa membeli langsung kerajinan manik-manik yang sudah jadi dan bisa juga membuat sendiri sesuai keinginan misalkan membuat sarung bulpen, gantungan kunci, gelang, dan lain sebagainya dari manik-manik, kami akan ajari cara membuatnya sampai jadi," ungkapnya.

Dan untuk baju adat pengerjaannya dilakukan selama 1 bulan mulai dari membeli bahan berupa kain dan dilanjutkan pengerjaan menjahit sesuai pola, motif dan ukiran ciri khas Suku Dayak.

Ia juga menyewakan baju tersebut mulai dari harga 100 - 200 ribu rupiah dan dijual mulai harga 500 - 800 ribu rupiah tergantung motif dan tingkat kesulitan dalam pengerjaannya.

Dukungan dan peran pemerintah yang sangat bagus juga ia rasakan dimana sering ada kunjungan untuk kontrol kebersihan di lokasi jualan dan ada diberi bantuan kepada para pelaku usaha di outlet Deskranasda.

"Dari pemerintah juga sering mengarahkan para pengunjung yang datang ke Kukar atau setiap selesai mengikuti event untuk datang ke outlet untuk berbelanja sovenir dan kerajinan-kerajinan lainnya," katanya.

Harapannya outlet-outlet ini bisa menjadi pusat perbelanjaan untuk kerajinan-kerajinan khas dari Kabupaten Kutai Kartanegara sehingga perekonomian bisa terus meningkat.

Sementara Plt Kepala Disnas Perindustrian dan Perdagamgan (Disperindag) Kukar Sayid Fathullah mengatakan bahwa Dekranasda adalah salah satu upaya dari Pemerintah untuk memberikan wadah bagi para pelaku UMKM yang ada di Kukar.

Disana merupakan pusat oleh oleh bagi wisata yang datang ke Kukar. Berbagai produk dijual mulai dari kerajinan, manik-manik, sulam timpar, dan kerajinan khas Kukar ada dijajakan.

"Kami bersyukur para pelaku telah mendapatkan keuntungan dari tempat yang kami berikan, dan semoga usaha mereka bisa semakin berkembang." tutupnya. (adv/*tri)



Pasang Iklan
Top