• Rabu, 24 Juli 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara




TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) telah menjalankan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Selama dua tahun berjalan, program ini telah mencapai 1.200 rumah yang mendapat bantuan bedah rumah.

Program RTLH ini bertujuan untuk memberikan rumah yang layak bagi masyarakat miskin di Kukar yang terdaftar dalam Data Terpadu Kemiskinan Sosial (DTKS). Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menyediakan rumah yang representatif dan nyaman.

Plt Disperkim Kukar Muhammad Aidil menyatakan bahwa dalam pelaksanaan bedah rumah, pihaknya telah bekerjasama dengan TNI, khususnya Kodim 0906 Kukar melalui Program Karya Bakti. "Untuk tahun ini, kami menargetkan 600 unit rumah sesuai dengan dana yang disediakan, dan sekarang sudah dalam tahap pembangunan," kata Aidil pada Selasa (9/7/24).

Menurut Aidil, sesuai dengan RPJMD, target tahunan hanya 517 rumah, tetapi arahan kepala daerah menetapkan minimal 1.000 unit per tahun. Selama dua tahun, telah terealisasi sebanyak 1.200 unit rumah yang tersebar di Kukar.

Program ini ditargetkan selesai sebelum tahun 2025. Disperkim juga mempercepat realisasinya dengan menjalin kerjasama dengan TNI dalam Program Karya Bakti. Sasaran penerima bantuan dipilih berdasarkan data yang disampaikan oleh Resostek dan telah terverifikasi, memastikan bahwa rumah-rumah yang direhabilitasi benar-benar layak untuk dibedah.

Proses verifikasi dilakukan secara bertahap, dimulai dari usulan desa, kecamatan, hingga Disperkim, untuk memastikan bahwa bantuan benar-benar diberikan kepada warga yang membutuhkan. Bantuan yang diberikan meliputi pembangunan dinding, lantai, atap, dan pengecatan, dengan pagu sebesar Rp 50 juta per rumah.

Bantuan ini sangat didukung oleh masyarakat, yang berharap program bedah rumah dapat ditingkatkan atau ditambah di masa depan. Meskipun masih banyak rumah yang belum mendapatkan bantuan, Disperkim akan memfasilitasi secara bertahap sesuai dengan anggaran yang tersedia.

"Kami berharap dengan adanya program ini, bantuan dapat dimanfaatkan dan berguna bagi para penerima. Ini semua dilakukan untuk memastikan masyarakat miskin di Kukar mendapatkan rumah yang layak dan nyaman," pungkas Aidil. (adv/dri)

Pasang Iklan
Top