• Jum'at, 24 Mei 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara




TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kutai Kartanegara (Kukar) berpartisipasi dalam acara puncak Gerakan Sinergi Reforma Agraria Nasional secara virtual. Acara ini diikuti dari Ruang Serbaguna Kantor Bupati Kukar pada Senin (22/4/24).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kukar, Akhmad Taufik Hidayat, Kepala ATR/Badan Pertanahan dan Agraria Kukar, Aag Nugraha, Kades Ponoragan Sarmin, serta beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah.

Aag Nugraha, Kepala ATR/Badan Pertanahan dan Agraria Kukar, menjelaskan bahwa Gerakan Sinergi Reforma Agraria bertujuan untuk mensinkronkan kegiatan penataan aset dan akses serta mendorong potensi usaha kegiatan penataan akses di seluruh kabupaten/kota di Indonesia.

"Kegiatan ini diawali dari Gerak Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), di mana Bupati menunjuk suatu lokasi untuk dilakukan kegiatan reforma agraria." jelasnya

Langkah pertama adalah pemberian sertifikat atas aset tersebut, kemudian dilakukan reforma agraria untuk membantu masyarakat menghasilkan sesuatu yang dapat meningkatkan perekonomian mereka.

Di Desa Ponoragan, misalnya, telah berhasil mengembangkan usaha beby fish dan abon ikan selama tiga tahun berturut-turut. Kepala ATR/BPN berharap Bupati dapat menunjuk lokasi baru di tahun depan untuk pengembangan lebih lanjut bersama Dinas terkait demi kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kukar, Akhmad Taufik Hidayat, menyatakan bahwa kegiatan GTRA ini sangat bermanfaat karena dapat memperkuat legalitas masyarakat dalam sektor perikanan, pertanian, dan peternakan, terutama terkait sertifikasi lahan.

Legalitas ini dapat digunakan untuk mendapatkan bantuan dari perusahaan dan instansi, yang akan sangat bermanfaat bagi keluarga petani.

"Harapannya, kedepannya semakin banyak masyarakat yang mendapatkan sertifikat lahan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka." tutupnya. (adv/dri)

Pasang Iklan
Top