• Jum'at, 01 Maret 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara




TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Pada 2023 ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Kartanegara (Kukar) menargetkan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi pasar sebesar Rp 800 juta.

Hal ini disampaikan Sekertaris Disperindag Kukar Sayid Fathullah pada Sabtu (18/11/23).

Ia mengatakan untuk mencapai target PAD tersebut nantinya Disperindag akan maksimalkan pengelolaan pasar dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah Pasar (UPTD). Di Kukar ada 22 pasar yang tersebar di kecamatan.

Fathullah menjelaskan bahwa retribusi pasar memberikan banyak manfaat baik untuk pengguna pasar maupun pemerintah daerah itu sendiri. Manfaat retribusi bagi pengguna pasar antara lain untuk memenuhi serta meningkatkan pelayanan dalam hal penyediaan, penggunaan dan perawatan fasilitas pasar yang berupa halaman atau pelataran, kios dari pemerintah.

"Untuk tahun ini target kita, PAD dari retribusi pasar, pengelolaan sampah dan kebersihan, pengelolaan parkir serta sewa petak dan toko itu sebesar Rp 800 juta dari 22 pasar yang ada di Kukar." ucap Fathullah.

Ia mengungkapkan dengan adanya pengelolaan pasar yang lebih baik dan lebih terstruktur, profesional nanti akan bisa lebih besar lagi penerimaan pajak untuk daerah.

"Sampai bulan November ini capaian PAD sudah mencapai kurang lebih Rp 600 juta dan masih ada waktu untuk capai target." katanya.

Ia menjelaskan retribusi tertinggi penerimaan pajak pasar adai di Pasar Mangkurawang, Loa Kulu, Sangasanga, dan Samboja. Kami berupaya untuk berkontribusi menambah penerimaan PAD Kukar." sebutnya.

Fathullah berharap kedepan para pelaku usaha lebih berkembang lagi dan perekonomian di Kukar semakin membaik serta diharapkan penerimaan retribusi pasar meningkat. (adv/dri)

Pasang Iklan
Top