• Selasa, 16 April 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara




TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) mengadakan pertemuan bersama Tim Ahli daru Universitas Gajah Mada (UGM), membahas terkait pembangunan pertanian teritegrasi berbasis kawasan di Kukar.

Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Bappeda Kukar, Kamis (12/10/23) turut dihadiri Bupati Kukar Edi Damansyah, Plt Bappeda Kukar Syarifah Venessa Vilna, Tim Ahli dari UGM, OPD terkait dan perwakilan dari Universitas Mulawarman serta Universitas Kutai Kartanegara.

Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan program ini untuk percontohan. Jadi jangan diterjemahkan di luar kawasan tidak dibangun, cuman dikawasan ini konsepnya ekosistem. "Misalkan kawasan yang pertama itu kan ada di Kecamatan Muara Kaman dan Sebulu, nah disitu masyarakatnya sudah aktif." ujar Edi Kamis (12/10/23).

Ada pertanian sawahnya, ada hortikulturanya, ada peternakannya dan perikanan. Untuk itu, kedepan Pemkab Kukar akan bangun dengan ekosistem seperti budidaya, ada pasarnya. Dimana konsep pertanian terintegrasi ini akan menguatkan lagi di 5 kawasan pertanian.

"Kalau bicara produktivitasnya, tadi ada beberapa konsep perbaikan teknologi. Tapi kita harus perbaiki dulu infrastruktur pertanainnya dan saat ini sedang dikerjakan. Sekarang kita fokus untuk hilirnya. Desa sudah membentuk Bumdes bersamanya supaya ekosistemnya berputar di Bumdes tersebut." jelasnya.

Edi mengungkapkan bahwa dalam dua minggu ke depan tim lagi survei ke lapangan di 5 kawasan itu, dengan memadukan konsep pertanian terpadu. Karena Pemkab Kukar pertanian ini sudah ditetapkan fokus di RPJMD 2021-2026 yakni pembangunan pertanian berbasis kawasan. Maksudnya tidak lain adalah peningkatan produktivitas, pemguatan kelembagaannya, peningkatan SDM, dan penguatan permodalannya

Karena cita cita kukar adalah menjadi lumbung pangan di Kaltim. Pemerintah hadir dibantu akademisi untuk penguatan. Kalau selama ini kawasan terkelola secara tradisional sekarang mulai dibangun dengan modern.

"Harapan kami kedepan pertanian di Kukar maju, masyarakat petani penghasilannya bertambah sehingga kondisinya lebih sejahtera." tutupnya. (*dri/adv)

Pasang Iklan
Top