• Kamis, 29 Februari 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara





KUKAR (KutaiRaya.com) – Salah satu anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) di Zona 9, PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) mengajak masyarakat untuk peduli atas kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui Gerakan Sadar Lingkungan Tanam Satu Tumbuh Seribu atau Darling Namaste.

Kali ini PHSS bersama masyarakat melaksanakan penanaman 500 bibit pohon Avicennia Alba di bantaran Sungai Jawi - Jawi dan 200 bibit pohon Glodokan Tiang (Polyalthia Longifolia) di area gate 20 PHSS Muara Badak pada Minggu (17/09).

General Manager Zona 9, Andre Wijanarko menjelaskan bahwa gerakan Darling Namaste ini merupakan wujud komitmen PHSS dalam mendukung kebijakan pengurangan emisi karbon dan upaya memitigasi perubahan iklim.

"Gerakan ini serentak dilakukan dan melibatkan seluruh pekerja PHSS serta berbagai lapisan masyarakat. PHSS berkolaborasi dengan Pokmaswas (Kelompok Masyarakat Pengawas) Lestari Alamku untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya tanaman mangrove di bantaran sungai," jelas Andre.

Andre menambahkan bahwa dalam gerakan Darling Namaste ini juga dilakukan sosialisasi tentang sampah dengan tema "Sampahku Tanggungjawabku”. Kegiatan ini berhasil mengundang antusiasme masyarakat untuk terlibat aktif dalam kegiatan penyelamatan lingkungan.

Sementara itu, Field Manager PHSS Ade Diar Suhendar mengungkapkan bahwa dalam kegiatan ini jPHSS memberikan dukungan sarana dan prasarana (sapras), berupa tempat sampah dan papan keterangan sosialisasi. Dukungan sarpras ini di sebarluaskan di lokasi yang strategis mencakup 4 Desa di Kecamatan Muara Badak, Kecamatan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

"Kegiatan penanaman pohon ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sehingga keseimbangan ekosistem dapat terjaga dan harmonis. Dengan kondisi lingkungan yang terjaga maka manfaatnya juga akan dirasakan oleh seluruh makhluk hidup," ujarnya.

Kegiatan Darling Namaste juga dihadiri perwakilan dari Ditjen PSDKP (Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan) Provinsi Kalimantan Timur, Muspika setempat, Karang Taruna, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat.
Perwakilan Ditjen PSDKP Provinsi Kalimantan Timur Eva Wardhani mengapresiasi kegiatan ini dan mengharapkan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat Muara Badak.

"Kami sangat mendukung kegiatan ini dan diharapkan kegiatan ini akan terus berlanjut. Jika kita tidak mulai menanam mangrove dan menjaga pesisir kita, kita tidak tahu siapa yang akan melakukannya," ujar Eva. (One)

Pasang Iklan
Top