• Sabtu, 20 April 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Abdul Rasid mengimbau kepada masyarakat untuk mengantisipasi kebakaran hutan yang marak terjadi akhir-akhir ini di Kukar.

Mengingat di bulan Agustus ini merupakan puncak musim kemarau di Kalimantan Timur (Kaltim) secara keseluruhan. Dan titik api (hotspot) di sudah terpantau mulai bermunculan di sejumlah kecamatan.

Dan musim kemarau di tahun 2023 ini telah berlangsung selama tiga bulan terakhir. Bahkan diprediksi akan berlangsung hingga pertengahan September atau awal Oktober. Hal ini berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kukar.

"Saya sebagai pimpinan DPRD Kukar menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di Kukar untuk mengantisipasi bahaya kebakaran lingkungan ini. Karena cuaca akhir akhir ini sangat panas, dan selama 3 bulan ini tidak ada hujan. Kita lihat juga kondisi sungai mahakam sudah mulai surut." ungkap Rasid belum lama ini.

Sambung Rasid, kalau terjadi kebakaran ini sangat rawan sekali. Oleh karena itu dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk mengantisipasi jangan membakar lahan atau kebun. Karena kondisinya sekarang rawan kebakaran.

"Kalau toh ada alat pemadam kebakaran, kita takutnya medan jalan yang tidak bisa dijangkau. Hal-hal seperti ini harus diperhatikan. Dan cuacanya sudah mulai berpengaruh. Jadi harus kita jaga jangan sampai terjadi kebakaran yang ada di Kukar semakin luas dan kita berdoa jangan sampai ada korban." pungkasnya. (*dri/adv)

Pasang Iklan
Top