Plt. Kepala Disperkim Kukar M. Aidil.(Andri wahyudi/kutairaya)
TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) memastikan pembangunan j akses jalan menuju SMP Negeri 9 Tenggarong kembali dianggarkan pada tahun 2026.
Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kukar, M. Aidil.
Aidil menjelaskan, pada APBD Perubahan 2025, pihaknya sebenarnya telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan masuk menuju SMPN 9 Tenggarong melalui akses yang melintasi kawasan SMP 2 dan SMA 2.
Namun, pelaksanaan kegiatan tersebut belum dapat direalisasikan karena keterbatasan waktu.
"Perencanaannya sudah jalan dan kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak provinsi, karena kewenangan SMA berada di provinsi. Namun setelah dihitung bersama bagian pengadaan barang dan jasa, waktu pelaksanaan tidak mencukupi karena harus melalui proses standar," kata Aidil kepada KutaiRaya.com, Senin (2/2/2026).
Akibatnya, pembangunan fisik jalan tersebut kembali dianggarkan pada tahun 2026.
Dalam waktu dekat, Disperkim Kukar akan memproses tahapan tender pembangunan jalan masuk ke SMPN 9.
"Kondisi jalan saat ini memang memprihatinkan, apalagi saat musim hujan menjadi becek dan menyulitkan aktivitas murid. Karena itu, insya Allah tahun ini kami proses kembali," ujarnya.
Aidil menyebutkan, anggaran awal yang disiapkan untuk proyek tersebut sekitar Rp 3 miliar.
Namun setelah dilakukan perhitungan teknis, nilai fisik pekerjaan diperkirakan berada di bawah Rp 2,6 miliar.
Sementara pembebasan lahan, menurutnya, telah diproses oleh dinas terkait pada tahun sebelumnya.
"Saat ini masih dalam tahapan penyusunan administrasi. Perencanaannya sudah selesai tahun lalu, tinggal pelaksanaan fisiknya," katanya.
Ia menegaskan, pembangunan akses jalan ke SMPN 9 merupakan bagian dari kewenangan Disperkim Kukar karena termasuk fasilitas umum (PSU), bukan semata-mata jalan lingkungan permukiman.
"Fasilitas umum itu bukan hanya jalan lingkungan, tapi juga akses ke sekolah, puskesmas, posyandu, pasar, dan fasilitas publik lainnya. Selama tersedia pembiayaan, kami bisa melakukan intervensi," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Bidang Pendidikan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Mujahidin mengatakan, proses administrasi dan koordinasi dengan Disperkim Kukar masih terus berjalan.
"Kami optimistis akhir Januari atau Februari sudah bisa mulai dikerjakan. Saat ini masih proses di Perkim dan terus kami koordinasikan," ujarnya.
Mujahidin menambahkan, panjang jalan yang akan dibangun diperkirakan sekitar 100 hingga 200 meter.
Akses jalan tersebut nantinya akan digunakan bersama oleh SMPN 9 Tenggarong dan SDN 007 Tenggarong.
Namun untuk pengaturan lalu lintas, kendaraan murid SMP tidak diperkenankan masuk hingga ke area sekolah.
"Skemanya, kendaraan hanya sampai di bawah. Nanti akan dibahas lebih lanjut, termasuk rencana penyediaan area parkir di sekitar gedung SMPN 9," ucapnya. (dri)