• Senin, 15 April 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Direktur Utama BUMDes Barokah Bersama Rusli)


KUKAR (KutaiRaya.com) - Penanganan sampah merupakan salah satu masalah yang klasik. Banyak cara yang dilakukan masyarakat untuk mengolah sampah menjadi barang bernilai ekonomi.

Salah satunya di Desa Kayu Batu Kecamatan Muara Muntai Kabupaten Kutai Kartanegara. Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Barokah Bersama membuka program bank sampah.

"Terbaru BUMDes kita sudah jalan sekitar dua minggu ini kita buka unit usaha bank sampah, kita ingin masyarakat membuang sampah pada tempatnya dan tidak dibuang ke sungai. Sampah-sampah yang bisa didaur ulang kita akan jual lagi atau digunakan untuk kerajinan, kita libatkan anak-anak yang masih sekolah, jadi setelah mereka pulang sekolah bisa bantu kami," ujar Direktur Utama BUMDes Barokah Bersama Rusli.

Rusli menjelaskan, proses kerja bank sampah ini pertama masyarakat menyetorkan jenis-jenis sampah yang sudah dipilah seperti, sampah plastik, kertas, logam kaca dan sejenisnya. Kemudian petugas mencatat sesuai dengan jenis dan berat sampah.

"Penyetor sampah kemudian menarik uang sesuai dengan saldo yang dicatat oleh petugas. Sampah yang disetor tercatat di buku tabungan. Meski masih memiliki kendala pada personil atau pengelola, Bank Sampah tersebut diharapkan bisa menopang Pendapatan Asli Desa (PADes)," tuturnya.

Rusli menambahkan, selain bank Sampah, BUMDes kami sudah berjalan beberapa unit usaha terutama di bidang jasa, seperti jasa BRIlink untuk tabungan, penarikan uang dan pembayaran lainnya, penyediaan pakan ikan karena disini mayoritas penduduk bekerja sebagai nelayan, kemudian sekarang ini ada pengelolaan pelimpahan aset desa, seperti lapangan Futsal, dan sewa tenda kursi untuk acara.

"Dan dalam waktu dekat kita akan adakan Musdes sekaligus laporan keuangan BUMDes, selain itu kedepannya BUMDes ini rencana akan kembangkan sektor pariwisata alam," tutupnya. (One/Adv)

Pasang Iklan
Top