• Jum'at, 20 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kutai Kartanegara






KUKAR (KutaiRaya.com) - Prestasi demi prestasi terus diraih Desa Pela Kecamatan Kota Bangun Kabupaten Kutai Kartanegara.

Setelah sebelumnya berhasil meraih prestasi penghargaan Kalpataru tingkat Kutai Kartanegara, 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI), Juara 3 Nasional Kategori Kelembagaan Desa Wisata Indonesia. Kemudian menyabet dua penghargaan bergengsi sekaligus di Tourism Entreprenuerial Marketing Award 2023.

Terbaru Desa Wisata Pela melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bekayuh Baumbai Bebudaya berhasil mendapatkan penghargaan Kalpataru tingkat Provinsi Kaltim tahun 2023, kategori penyelamatan lingkungan.

"Tahun 2022 lalu, kita dapat penghargaan Kalpataru tingkat Kabupaten, kemudian diikutsertakan di Provinsi. Alhamdulillah kita kembali meraih penghargaan Kalpataru di Kaltim dengan kategori penyelamat lingkungan," ujar Ketua Pokdarwis Desa Pela, Alimin, Jumat (16/06/2023).

Ia mengaku, penghargaan Kalpataru tingkat Kaltim tak terlepas peran Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar. Sejak beberapa tahun lalu, instansi tersebut telah memprogramkan penanaman pohon hingga desa ramah lingkungan.

Perlu diketahui, Desa wisata yang berfokus pada konservasi Pesut Mahakam atau hewan endemik di Kaltim ini telah mengeluarkan peraturan desa (Perdes) Nomor 2 Tahun 2018. Tentang larangan alat tangkap ikan kurang ramah lingkungan.

"Kami juga berfokus pada konservasi Pesut Mahakam dan sudah berjalan sejak tahun 2019 lalu. Kami juga menjalin kerjasama dengan Yayasan Konservasi Rare Aquatic Species of Indonesia (RASI). Dari 2018-2019 kita sudah (fokus) konservasi Pesut Mahakam. Kita juga bisa mendengarkan suara Pesut dengan scan barcode di Museum Nelayan," terangnya.

Ia menambahkan, dukungan juga datang dari Pertamina Hulu Mahakam (PHM). Sejumlah bantuan telah diberikan ke Desa Pela. Diantaranya alat untuk menjauhkan Pesut Mahakam dari jaring nelayan maupun mendengarkan suara Pesut melalui teknologi.

"Atas prestasi ini, kami berharap bisa ikut Kalpataru tingkat Nasional dengan kategori penyelamat lingkungan pada 2024 mendatang. Supaya bisa memperkenalkan kembali potensi Desa Wisata Pela dan menjadi terbaik di Indonesia, " harapnya. (One/Adv)



Pasang Iklan
Top