• Kamis, 22 Februari 2024
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Ketua Komisi II DPRD Kaltim Nidya Listiono)


SAMARINDA (KutaiRaya.com) - Ketua Komisi II DPRD Kaltim Nidya Listiono memperkirakan besaran Anggaran Pendapatan Belanja Daerah – Perubahan (APBD-P) Provinsi Kaltim 2023 diangka Rp 20 Triliun.

Hal ini menurut Tio sapaan akrabnya, mengingat besaran APBD Murni Kaltim di tahun 2023 ini sebesar Rp 17,2 Trilliun, dan merupakan perolehan APBD terbesar dalam sejarah Kaltim. Begitu pun pada APBD-Perubahan. Di prediksi, APBD-P kelak akan mampu menduduki angka Rp 20Trilliun. Hal ini juga merupakan angka yang besar dalam APBD-Perubahan.

"Tentunya hal ini dikarenakan upaya dan kinerja yang terus dilakukan seluruh pihak terkait, dalam menggenjot perolehan APBD Kaltim," ungkap Tio.

Politisi Golkar ini mengatakan, jika berbicara penyusunan program di APBD-P, Pemprov Kaltim jelas memiliki banyak proyek yang dapat di kerjakan dan sudah di canangkan. Salah satunya yakni proyek Multiyears yang sedang di lanjutkan oleh Pemprov kaltim.

"Kalau bicara penyusunan di perubahan jelas banyak program di Pemprov yang sudah di canangkan, selain itu juga pembangunan multiyears seperti Rumah Sakit Umum (RSU) dan Fly Over yang ada di Balikpapan," terangnya.

Ia mengaku, sebenarnya proyek multiyears tersebut sudah beberapa rahun lalu di canangkan. Namun baru tahun ini di angkat kembali karena permasalahan di tahun-tahun sebelumnya. Karena kita kemarin bukan menolak, tetapi menunda.

"Karena di tahun-tahun kemarin kan banyak hambatan, salah satunya covid, kira-kira begitu, maka tahun ini kita canangkan kembali," tutup Tio. (One/Adv)

Pasang Iklan
Top