• Selasa, 20 Januari 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Sukono Camat Tenggarong.(foto:wahyu)

TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Program pembangunan infrastruktur yang menjadi usulan paling banyak di Kecamatan Tenggarong. Untuk di APBD perubahan 2022 hampir semua Desa dan Kelurahan mendapatkan kegiatan pembangunan fisik tersebut.

Camat Tenggarong Sukono mengatakan pembangunan pada anggaran perubahan ini dari 12 kelurahan dan 2 desa, semuanya kegiatannya ada. Namun, dalam hal ini pembagiannya proporsional sesuai dengan luas wilayah, jumlah penduduk dan jumlah RT.

Sukono menyebut pembangunan Infrastruktur ini hasil dari Musrenbang setiap tahunnya terpenuhi, apa yang menjadi usulan dari masyarakat kelurahan maupun desa di wilayah Kecamatan Tenggarong.

"Untuk realisasi tahun ini sebagian dari usulan tahun 2021 dan ada yang 2022. Karena kita punya database yang untuk Musrenbang setiap tahunnya, mana kegiatan yang sudah dan mana yang belum. Kalau yang sudah berarti dilanjut untuk yang belum mendapatkan, sesuai kondisi wilayah yang urgen." kata Sukono kepada KutaiRaya.com Kamis (15/9/22).

Lanjutnya, adapun jenis kegiatannya yaitu ada drainase, turap, semenisasi, pengurukan dan yang jelas semua itu untuk peningkatan jalan di wilayah Kecamatan Tenggarong dengan jumlah kegiatannya kurang lebih 101 item kegiatan.

"Saya berharap kepada Kelurahan dan Desa jika ada kegiatan pembangunan di wilayah masing-masing agar sama-sama memberikan pengawasan terhadap kegiatan itu, terutama mutu dan kualitasnya. Untuk menjaga ketika ada yang kurang pas harus disampaikan ke kami pihak Kecamatan sehingga bisa ditindaklanjuti." tutup Sukono. (*dri)



Pasang Iklan
Top