• Sabtu, 14 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Penandatanganan komitmen bersama pencegahan stunting

TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah memimpin Apel Senin (13/6/2022) pagi di halaman kantor Bupati. Turut hadir dalam Apel tersebut Wakil Bupati Kukar H Rendi Solihin, Sekertaris Daerah Sunggono, seluruh Kepala Dinas, Camat dan Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag).

Pelaksanaan Apel dirangkai dengan Penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemkab Kukar dan Kantor Kemenag Kabupaten Kukar tentang Penguatan Pendampingan Bagi Remaja, Calon Pengantin, dan Keluarga Muda Dalam Rangka Pencegahan Perkawinan Anak dan Penurunan Stunting. Serta Penandatanganan Komitmen Bersama tentang Pendampingan, Konseling, dan Pemeriksaan Kesehatan 3 (Tiga) Bulan Pra Nikah sebagai Upaya Pencegahan Stunting dari Hulu.

Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan, upaya percepatan penurunan stunting di Indonesia telah menjadi kebijakan pemerintah pusat dengan diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).

Berdasarkan data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) menunjukan telah terjadi penurunan angka stunting di Indonesia dari kisaran 27,7% di tahun 2019 berkurang menjadi 24,4%, sehingga nantinya akan menjadi 14% sebagaimana tercantum pada Perpres Nomor 72 Tahun 2021.

"Sementara target prevalensi stunting di Kabupaten Kukar berdasarkan data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) pada tahun 2021 sebesar 26,4%, dan akan terus mengalami penurunan pada tahun 2022 sebesar 21,89%, tahun 2023 sebesar 18,13%, dan pada tahun 2024 sebesar 14,42%." ujarnya.

Untuk itu Pemerintah Kabupaten Kukar berdasarkan RPJMD tahun 2021-2026 berupaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, salah satunya kebijakan di bidang kesehatan dengan menurunkan presentasi balita stunting secara bertahap, dari kisaran 16,19% pada tahun 2021, menjadi 15,6% pada tahun 2022, 15,1% pada tahun 2023, 14,6% pada tahun 2024, 14,1% pada tahun 2025, dan 13,8% pada tahun 2026.

"Saya berharap agar kita semua dapat bersinergi, bekerjasama, dan saling menguatkan posisi dan peranan masing-masing di dalam membangun wilayah Kabupaten Kukar." tutupnya. (*dri/adv)



Pasang Iklan
Top