
TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin mengapresiasi perjuangan Kafilah Kukar pada lomba MTQ tingkat Provinsi Kaltim ke 42 yang dilaksanakan di Kota Bontang, dengan berhasil mempertahankan juara umum 4 kali berturut-turut.
Selain mengapresiasi Rendi Solihin memastikan Pemkab Kukar akan memberikan bonus, kepada para Kafilah yang mendapatkan juara serta para pelatih dan pendamping.
Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin, saat memberikan sambutan pada kegiatan Penyambutan Kafilah dan Syukuran Kukar Sebagai Juara Umum MTQ tingkat provinsi Kaltim ke 42 di Kota Bontang, berlangsung di ruang serbaguna Kantor Bupati Kukar, Rabu (9/6/2021) sore.
"Atas nama pribadi dan Pemkab Kukar kami mengucapkan selamat kepada para Kafilah Kukar yang berhasil menjadi yang terbaik dalam MTQ tingkat provinsi Kaltim, dan sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kami pastikan para Kafilah yang mendapatkan juara serta para pelatih dan pendamping mendapatkan bonus dengan besaran yang berbeda," ungkap Wakil Bupati dari kalangan milenial ini.
Rendi Solihin mengatakan, untuk bonus yang kami berikan besarannya berbeda, yakni bagi Kafilah Kukar yang meraih juara satu mendapatkan bonus Rp 20 juta, juara dua mendapatkan Rp 15 juta, juara tiga mendapatkan Rp 10 juta.
"Kemudian juara harapan satu mendapatkan Rp 5 juta, juara harapan dua Rp 4 juta dan juara harapan tiga Rp 3 juta, serta bonus bagi pelatih dan pendamping dengan besaran berbeda," terangnya.
Ia menambahkan, prestasi ini juga kita persembahkan untuk Bupati Kukar Edi Damansyah yang saat ini kita bersyukur kondisi beliau sedang tahap pemulihan. Tak lupa saya mengajak seluruh Kafilah mendoakan agar Bapak Bupati Kita diberikan kesehatan agar bisa beraktivitas kembali memimpin Kukar ditengah-tengah kita semua.
"Nama Bapak, Ibu, Saudara serta anak-anakku sekalian akan tercatat tinta emas bahwa hari ini anda telah memberikan sumbangan yang terbaik mengharumkan nama Kutai Kartanegara," ucapnya.
Dengan hasil yang kita dapatkan lanjut Rendi, maka tugas kita akan semakin berat untuk mempertahankan juara umum, karena dipastikan Kabupaten dan Kota lainnya akan meniru pola pelatihan yang telah kita lakukan.
"Maka kita harus melakukan strategi baru yang lebih baik dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, sehingga melahirkan Kafilah yang memiliki daya juang untuk mempertahankan juara umum MTQ Kaltim ke 5 kali berturut-turut," tutupnya. (One)