
Ketua PWI Kaltim Abdurrahman Amin saat menyerahkan tongkat estafet Porwada kepada Ketua PWI Kabupaten Kutai Kartanegara Andi Wibowo, pada Penutupan Porwada IV Kaltim di Balikpapan, pada hari Kamis, 5 November 2026, di Aula Rumah Jabatan Ketua DPRD Balikpapan.(Foto: PWI Balikpapan)
BALIKPAPAN, (KutaiRaya.com): Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Kalimantan Timur (Kaltim) 2027. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kukar menilai kepercayaan tersebut bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk menyukseskan ajang olahraga insan pers se-Kaltim.
Ketua PWI Kukar Andi Wibowo menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya untuk melanjutkan estafet penyelenggaraan Porwada setelah Kota Balikpapan menjadi tuan rumah pada 2026.
Menurutnya, Porwada memiliki makna lebih dari sekadar kompetisi untuk memperebutkan prestasi olahraga. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas, serta membangun persaudaraan di antara wartawan dari berbagai kabupaten dan kota di Kaltim.
"Ini sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang akan kami laksanakan dengan penuh komitmen dan semangat kebersamaan. Porwada bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat solidaritas, serta membangun persaudaraan di antara insan pers di Kalimantan Timur," ujarnya, saat dikonfirmasi pada hari Jumat, 6 November 2026.
Untuk memastikan penyelenggaraan berjalan sukses, PWI Kukar akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), seluruh pemangku kepentingan, serta berbagai pihak terkait.
Andi Wibowo kerap disapa Awik berharap dukungan lintas sektor dapat memperkuat persiapan sehingga Porwada 2027 dapat berlangsung dengan baik dan memberikan kesan positif bagi seluruh kontingen.
Sementara itu, Ketua PWI Kaltim Abdurrahman Amin mengatakan, Porwada merupakan salah satu program kerja organisasi yang bertujuan menjaga kebersamaan dan mempererat hubungan antarwartawan di daerah.
Ia menyebut pelaksanaan Porwada dari tahun ke tahun menunjukkan perkembangan, terutama dari sisi partisipasi kabupaten dan kota.
Saat pertama kali digelar di Samarinda pada 2023, partisipasi daerah masih di bawah 50 persen. Pada penyelenggaraan tahun berikutnya, jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan baru sekitar 70 persen dari cabang olahraga Porwanas. Ketika berlangsung di Bontang, sejumlah cabang olahraga juga belum dipertandingkan dan keterwakilan daerah belum sepenuhnya lengkap.
Namun, pelaksanaan Porwada 2026 di Balikpapan menunjukkan kemajuan. Sembilan kabupaten/kota telah mengirimkan atlet untuk berpartisipasi. Bahkan, Mahakam Ulu (Mahulu) yang masih dalam proses pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) turut mulai mengambil bagian.
"Di Balikpapan ini, sembilan kabupaten/kota plus Mahulu yang sudah hampir terbentuk dalam bentuk kelompok kerja juga sudah mengirimkan atletnya untuk berpartisipasi," jelas Abdurrahman.
Ia berharap peningkatan partisipasi tersebut dapat terus berlanjut pada Porwada 2027 di Kukar. Terlebih, kegiatan tersebut menjadi agenda penting PWI Kaltim untuk menjaga silaturahmi dan solidaritas insan pers.
Porwada 2027 juga dijadwalkan berlangsung pada tahun yang sama dengan Porwanas tingkat nasional di Lampung. Meski demikian, PWI Kaltim berharap penyelenggaraan ajang olahraga wartawan tingkat daerah tetap dapat berjalan sesuai komitmen organisasi. (Las)