• Rabu, 04 November 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara



Kabid Pemasaran, Dinas Pariwisata Kukar Awang Ivan Akhmad.(Dok. Andri/KutaiRaya.com)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pantai Tanah Merah di Kecamatan Samboja menjadi salah satu destinasi unggulan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata. Hingga September 2026, destinasi tersebut telah mencatat sekitar 71 ribu kunjungan wisatawan dengan kontribusi PAD mencapai Rp900 juta.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Awang Ivan Akhmad, mengatakan Pantai Tanah Merah saat ini menempati posisi kedua destinasi dengan jumlah kunjungan tertinggi di Kukar. Posisi pertama ditempati Pantai Ambalat dengan capaian sekitar 73 ribu kunjungan pada periode yang sama.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa wisata pesisir masih menjadi daya tarik utama bagi wisatawan, khususnya pengunjung lokal yang berasal dari Kukar dan daerah sekitarnya.

“Alhamdulillah, Pantai Tanah Merah sampai September ini sudah menyumbang sekitar 71 ribu kunjungan. Jumlahnya tidak berbeda jauh dengan Pantai Ambalat yang mencapai 73 ribu kunjungan,” ujarnya Senin (2/11/2026).

Ivan menjelaskan, kondisi tersebut berbeda dibandingkan dua tahun sebelumnya. Saat itu, Pantai Tanah Merah justru menjadi destinasi dengan jumlah kunjungan tertinggi dibandingkan objek wisata lain yang dikelola Dispar Kukar.

Pergeseran posisi tersebut diperkirakan dipengaruhi perubahan minat masyarakat yang saat ini cenderung memilih wisata pantai. Selain itu, aksesibilitas dan letak geografis menjadi faktor pendukung tingginya kunjungan ke destinasi pesisir.

Pantai Tanah Merah dinilai memiliki posisi strategis karena dapat dijangkau wisatawan dari sejumlah wilayah, seperti Muara Jawa, Sangsanga, Anggana, Balikpapan, hingga Samarinda.

“Kalau saya melihat, salah satu faktornya adalah akses yang cukup baik dan lokasinya strategis. Selain itu, Pantai Tanah Merah juga memiliki karakteristik tersendiri dengan pepohonan yang menjadi daya tarik bagi pengunjung,” jelasnya.

Ia menambahkan, pasar utama wisata pantai di Kukar masih didominasi wisatawan lokal, baik dari dalam daerah maupun kabupaten dan kota sekitar. Di antaranya Balikpapan, Samarinda, Kutai Timur, Kutai Barat, Penajam Paser Utara, hingga Paser.

Berbeda dengan wisatawan mancanegara yang umumnya memiliki ketertarikan terhadap wisata budaya dan alam, wisatawan lokal dinilai lebih banyak memilih destinasi pantai maupun wisata buatan untuk mengisi waktu liburan.

Secara keseluruhan, Ivan menyebutkan PAD dari sejumlah objek wisata yang dikelola Dispar Kukar telah mencapai sekitar Rp1,1 miliar hingga September 2026. Pendapatan tersebut berasal dari beberapa destinasi, di antaranya Pulau Kumala, Planetarium, Pantai Tanah Merah, Waduk Panji, dan Tugu Ekuator.

Dari total tersebut, Pantai Tanah Merah menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi sekitar Rp900 juta. Capaian ini memperlihatkan besarnya potensi wisata pesisir dalam mendukung pendapatan daerah sekaligus menggerakkan sektor pariwisata Kukar. (Adv/Dri)



Pasang Iklan
Top