• Sabtu, 31 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara



Objek Wisata Pulau Kumala.(Dok. Andri/KutaiRaya.com)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berencana memperluas kegiatan gotong royong dengan menyasar sejumlah objek wisata yang dikelola pemerintah daerah. Program tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan kepedulian aparatur sipil negara (ASN) sekaligus mendorong keterlibatan pegawai dalam pengembangan destinasi wisata.

Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ivan Akhmad, mengatakan kegiatan gotong royong nantinya tidak hanya dilaksanakan di lingkungan kantor, tetapi juga dijadwalkan secara bergiliran di sejumlah objek wisata.

Beberapa lokasi yang direncanakan menjadi sasaran kegiatan di antaranya Jam Bentong, Planetarium Jagad Raya, dan Pulau Kumala. Pelaksanaannya akan diatur secara bergantian setiap bulan dengan melibatkan seluruh ASN Dispar Kukar.

Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki manfaat lebih luas karena pegawai dapat melihat langsung kondisi destinasi wisata yang dikelola, mulai dari fasilitas, kebersihan, hingga berbagai kekurangan yang perlu dibenahi.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kepedulian pegawai terhadap objek wisata yang dikelola. Dengan turun langsung ke lapangan, kami bisa melihat apa saja yang perlu dibenahi, fasilitas yang perlu dilengkapi, serta kekurangan yang harus segera ditangani," ujarnya Jumat (30/10/2026).

Selain menjaga kebersihan dan melakukan pembenahan fasilitas, kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi ruang bagi ASN untuk menyampaikan ide, inovasi, saran, dan masukan terkait pengembangan destinasi wisata.

Awang Ivan menilai, keterlibatan pegawai dalam memberikan gagasan penting untuk mendukung proses pengambilan keputusan yang lebih terbuka dan partisipatif. Dengan demikian, pengembangan objek wisata tidak hanya bertumpu pada arahan pimpinan, tetapi juga mempertimbangkan masukan dari para pegawai yang terlibat langsung di lapangan.

"Misalnya, ketika melihat suatu objek wisata yang ramai dikunjungi, pegawai bisa memberikan masukan mengenai fasilitas tambahan atau pembenahan yang diperlukan. Jadi, pengambilan keputusan juga melibatkan masukan dari bawah atau menerapkan pendekatan bottom-up," jelasnya.

Ia berharap, seluruh ASN dapat lebih aktif berpikir dan berkontribusi melalui berbagai inovasi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan objek wisata di Kukar.

Tidak hanya gotong royong, Dispar Kukar juga merencanakan kegiatan senam bersama yang akan dilaksanakan secara bergiliran di sejumlah destinasi wisata. Program ini menjadi upaya menyeimbangkan aktivitas pekerjaan dengan olahraga sekaligus mempererat hubungan ant pegawai.

Menurut Awang Ivan, kegiatan bersama diperlukan karena selama ini masing-masing bidang memiliki ruang kerja terpisah. Selain itu, sebagian ASN lebih banyak menjalankan tugas di lapangan sehingga kesempatan untuk berinteraksi dengan pegawai lainnya cukup terbatas.

Melalui agenda rutin tersebut, diharapkan terbangun komunikasi dan silaturahmi yang lebih erat di antara seluruh pegawai, baik yang bertugas di kantor maupun di lapangan.

"Melalui kegiatan rutin seperti gotong royong dan senam bersama, kami ingin mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, serta meningkatkan rasa kebersamaan di antara seluruh pegawai," ungkapnya.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar aktivitas kebersihan maupun olahraga bersama, melainkan juga menjadi sarana memperkuat kekompakan dan membuka ruang partisipasi ASN dalam memberikan gagasan bagi kemajuan sektor pariwisata Kukar.

Dengan keterlibatan seluruh pegawai, Dispar Kukar berharap pengelolaan destinasi wisata dapat semakin baik, baik dari sisi kebersihan, kelengkapan fasilitas, maupun kualitas pelayanan kepada wisatawan. (Adv/Dri)



Pasang Iklan
Top