• Rabu, 28 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara



Objek Wisata Kembang Jaong Bensamar.(Dok. Visiting Kutaikartanegara)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Menghadirkan rekreasi yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi anak-anak menjadi salah satu daya tarik Taman Kembang Jaong di Dusun Bensamar, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Destinasi wisata yang dikembangkan pihak swasta ini menawarkan perpaduan suasana alam, ruang bermain, dan edukasi dengan harga tiket yang terjangkau.

Berdiri di kawasan seluas sekitar 1,9 hektare, Taman Kembang Jaong menghadirkan hamparan tanaman kembang jaong, lingkungan hijau, serta sejumlah spot foto yang dapat dinikmati pengunjung. Konsep tersebut menjadikan destinasi ini sebagai alternatif rekreasi bagi keluarga yang ingin menghabiskan waktu bersama tanpa harus bepergian jauh.

Pengelola Taman Kembang Jaong, Erwin Junaidi, mengatakan destinasi yang dikelolanya tidak hanya berorientasi pada rekreasi, tetapi juga memberikan pengalaman edukatif, terutama bagi anak-anak usia dini.

“Konsep yang kami bangun adalah wisata edukasi bagi pengunjung, terutama anak-anak usia dini,” kata Erwin, Sabtu (24/10/2026).

Menurutnya, keberadaan taman tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengenal lingkungan melalui pengalaman langsung di kawasan terbuka. Sementara itu, orang tua dapat menikmati suasana taman bersama keluarga.

Dari sisi harga, Taman Kembang Jaong menawarkan tiket masuk Rp10 ribu untuk pengunjung dewasa dan Rp5 ribu bagi anak-anak. Tarif tersebut memberikan pilihan rekreasi yang relatif terjangkau bagi masyarakat.

Daya tarik destinasi ini juga terlihat dari jangkauan pengunjungnya. Wisatawan tidak hanya berasal dari Tenggarong, tetapi juga dari sejumlah kecamatan lain di Kukar hingga berbagai daerah di Kalimantan Timur.

Erwin mengungkapkan, jumlah kunjungan cenderung meningkat ketika memasuki musim libur sekolah. Pada periode tersebut, jumlah pengunjung dapat mencapai sekitar 100 orang per hari. Sementara pada hari biasa, kunjungan rata-rata masih di bawah 50 orang per hari.

“Untuk musim libur anak sekolah kemarin, kunjungan wisatawan bisa mencapai sekitar 100 orang. Tapi jika hari biasa hanya di bawah 50 orang per hari,” ujarnya.

Untuk mempertahankan minat wisatawan, pengelola terus berupaya menjaga kenyamanan melalui perawatan kawasan dan fasilitas secara berkala. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen pengelola dalam memberikan pengalaman berwisata yang menyenangkan bagi pengunjung.

Perkembangan Taman Kembang Jaong juga menjadi bagian dari tumbuhnya destinasi wisata yang dikembangkan pihak swasta di Kukar. Keberadaan destinasi semacam ini dinilai dapat memperkaya pilihan rekreasi masyarakat sekaligus mendukung perkembangan sektor pariwisata daerah.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Awang Agus Dharmawan, menyambut baik keterlibatan pihak swasta dalam mengembangkan objek wisata di daerah.

Menurutnya, inisiatif pelaku usaha dalam membangun dan mengelola destinasi wisata menjadi salah satu potensi yang perlu terus didorong. Semakin banyak destinasi yang tumbuh di berbagai wilayah, semakin beragam pula pilihan wisata yang dapat dinikmati masyarakat maupun wisatawan dari luar daerah.

"Kami berharap ke depan semakin banyak pihak yang tertarik mengembangkan objek wisata dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki masing-masing kawasan," tutupnya. (Adv/Dri)



Pasang Iklan
Top