• Senin, 26 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kutai Kartanegara



Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, Jumat (23/10/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)‎

‎
‎TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, menggagas program beasiswa bagi perangkat desa sebagai langkah pemerintah daerah meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di tingkat desa.
‎
‎Program tersebut kini tengah dirumuskan bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar.
‎
‎Gagasan ini muncul dari kebutuhan untuk memperkuat kualitas aparatur pemerintahan desa.
‎
‎Ia mengatakan, sebagian besar perangkat desa di Kukar masih belum memiliki pendidikan hingga jenjang sarjana.
‎
‎Maka itu, Pemkab Kukar ingin memberikan kesempatan kepada perangkat desa untuk melanjutkan pendidikan melalui program beasiswa.
‎
‎Menurutnya, peningkatan kualitas SDM perangkat desa akan berdampak langsung terhadap kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
‎
‎"Ke depan, saya punya rencana yang sekarang sedang dirumuskan oleh DPMD. Saya menginginkan seluruh perangkat desa juga mendapatkan beasiswa," ujar Aulia, Jumat (23/10/2026).
‎
‎Ia menyebutkan, rencana tersebut juga telah dibicarakan bersama asosiasi perangkat desa di Kabupaten Kukar.
‎
‎Dari komunikasi tersebut, para perangkat desa menyambut baik gagasan beasiswa karena banyak di antara mereka yang ingin melanjutkan pendidikan dan mendapatkan gelar sarjana.
‎
‎Pemkab Kukar pun tengah menjajaki skema pendidikan yang dinilai lebih fleksibel bagi perangkat desa.
‎
‎Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah perkuliahan secara daring dengan skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
‎
‎Melalui skema tersebut, pengalaman dan kompetensi yang telah dimiliki seseorang dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran sesuai ketentuan perguruan tinggi.
‎
‎Sehingga waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pendidikan diharapkan tidak sepanjang jalur pendidikan konvensional.
‎
‎"Sebagian besar perangkat desa kita masih belum sarjana. Mereka menginginkan program tersebut dan ini sedang kita jajaki," tuturnya.
‎
‎Baginya, peningkatan kapasitas perangkat desa merupakan bagian penting dalam membangun pemerintahan yang kuat dari tingkat paling bawah.
‎
‎Desa menjadi salah satu ujung tombak pemerintah yang berhadapan langsung dengan masyarakat dalam memberikan berbagai pelayanan.
‎
‎Karena itu, pemerintah daerah ingin penguatan SDM tidak hanya dilakukan pada tingkat kabupaten, tetapi juga menyentuh kecamatan hingga desa dan kelurahan.
‎
‎Ia menilai, kualitas pemerintahan di tingkat bawah memiliki hubungan erat dengan kekuatan pemerintahan daerah secara keseluruhan.
‎
‎Semakin baik kapasitas aparatur desa, semakin besar pula peluang pelayanan kepada masyarakat dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan.
‎
‎"Dengan begitu, kita juga bisa meningkatkan kualitas pelayanan di desa. Kami berpendapat, jangan berharap memiliki kabupaten yang kuat kalau kita tidak memiliki kecamatan yang kuat," katanya.
‎
‎Ia mengemukakan, penguatan tersebut harus dilakukan secara berjenjang.

Pemerintah kabupaten membutuhkan kecamatan yang kuat, sementara kecamatan membutuhkan desa dan kelurahan yang memiliki kapasitas pemerintahan yang baik.
‎
‎"Jangan berharap memiliki kecamatan yang kuat kalau desa dan kelurahannya tidak kuat. Jadi, penguatannya harus dimulai dari bawah," ujarnya.
‎
‎Rencana beasiswa bagi perangkat desa ini menjadi bagian dari gagasan Pemkab Kukar dalam membangun SDM pemerintahan melalui program ASN Terbaik.
‎
‎Pemerintah daerah berharap peningkatan pendidikan aparatur dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.
‎
‎Melalui program tersebut, Pemkab Kukar ingin memastikan pembangunan SDM tidak hanya berorientasi pada peningkatan pendidikan, tetapi juga menghasilkan aparatur desa yang semakin mampu menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Adv/Zar)



Pasang Iklan
Top