• Sabtu, 24 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Warga Perumahan Paras mengikuti pelayanan Posyandu Keliling yang memberikan layanan kesehatan bagi anak, ibu hamil, usia produktif, dan lansia. Sabtu (24/10/2026).(Foto:Abi/KutaiRaya.com)


SAMARINDA, (KutaiRaya.com): Kemudahan mengakses pelayanan kesehatan menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat di lingkungan permukiman.

Kehadiran Posyandu di Perumahan Paras diharapkan membantu warga memantau kondisi kesehatan secara rutin, sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Pelayanan Posyandu Keliling tersebut berlangsung di Blok C Nomor 7, Perumahan Paras, dengan jadwal pelayanan pukul 08.30 hingga 10.30 WITA.

Kegiatan ini menyasar berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, ibu hamil, masyarakat usia produktif, hingga lanjut usia (lansia).

Ketua RT 47 Perumahan Paras, Yusuf menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, keberadaan Posyandu Keliling memberikan manfaat nyata bagi warga karena mereka dapat memperoleh pelayanan kesehatan tanpa harus pergi jauh dari lingkungan tempat tinggal.

“Menurut saya, kegiatan ini sangat penting bagi warga. Kita bisa memeriksakan kesehatan, memantau kondisi tubuh, dan mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan tanpa harus jauh-jauh mencari fasilitas kesehatan,” ujar Yusuf, Sabtu (24/10/2026).

Pelayanan Posyandu Keliling tidak hanya fokus pada pemeriksaan kesehatan, tetapi juga mencakup upaya pencegahan dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Bagi anak-anak, pelayanan yang diberikan meliputi perbaikan gizi serta pemantauan pertumbuhan dan perkembangan.

Selain itu, ada tersedia pemberian makanan tambahan sebagai bagian dari dukungan pemenuhan kebutuhan gizi anak.

Sementara itu, ibu hamil dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan untuk membantu untuk memantau kondisi selama masa kehamilan.

Pemeriksaan kesehatan juga diperuntukkan bagi warga usia produktif dan lansia agar kondisi kesehatan mereka dapat dipantau secara berkala.

Yusuf menerangkan, pelaksanaan Posyandu Keliling setiap bulan menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatannya.

Dengan pemeriksaan rutin, warga diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan tidak menunggu hingga mengalami keluhan untuk memeriksakan diri.

“Kalau kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan setiap bulan, warga tentu lebih terbantu. Kita bisa mengetahui kondisi kesehatan lebih awal dan lebih mudah mengontrol perkembangan kesehatan diri maupun keluarga,” katanya.

Ia berharap pelayanan tersebut dapat terus berjalan secara berkelanjutan dengan jangkauan dan kualitas pelayanan yang semakin baik.

Menurutnya, kegiatan kesehatan di tingkat lingkungan perlu mendapat dukungan bersama agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga.

“Harapan saya, Posyandu Keliling ini bisa terus berjalan setiap bulan dan ke depannya semakin meningkat. Yang terpenting, warga bisa terus mendapatkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau,” tutur Yusuf.

Selain mendorong keberlanjutan pelayanan kesehatan, Ketua RT 47 itu juga memiliki rencana untuk membangun balai pertemuan warga yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan kemasyarakatan.

Fasilitas tersebut direncanakan tidak hanya menjadi tempat berkumpul dan menggelar pertemuan warga, tetapi juga dapat digunakan sebagai lokasi kegiatan Posyandu serta sarana olahraga, termasuk tenis meja.

Menurut Yusuf, keberadaan balai multifungsi akan membantu memenuhi kebutuhan warga terhadap ruang bersama yang dapat digunakan untuk kegiatan sosial, kesehatan, dan olahraga.

Dengan tersedianya fasilitas tersebut, berbagai aktivitas masyarakat diharapkan bisa berlangsung lebih terorganisasi dan nyaman.

“Jadi, tempat itu nantinya bisa digunakan untuk kegiatan Posyandu, pertemuan warga, sekaligus sarana olahraga seperti tenis meja,” ucapnya.

Ia menyadari bahwa rencana tersebut membutuhkan proses dan dukungan agar dapat direalisasikan.

Namun, Yusuf berharap upaya penyediaan fasilitas bersama itu dapat menjadi bagian dari peningkatan kenyamanan dan kualitas hidup masyarakat di lingkungan RT 47.

“Semoga rencana ini bisa terwujud. Saya ingin warga RT 47 memiliki fasilitas yang memadai, sehingga kegiatan kesehatan, pertemuan, dan olahraga bisa dilakukan di lingkungan sendiri,” tuturnya. (Abi)



Pasang Iklan
Top