• Senin, 02 November 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kutai Kartanegara



Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, Sabtu (17/10/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)
‎‎
‎
‎TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus menjaga kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan Safari Subuh yang rutin dilaksanakan di berbagai masjid.
‎
‎Hingga saat ini, kegiatan tersebut telah memasuki pelaksanaan ke-374 dan menjadi salah satu ruang bagi pemerintah untuk bertemu serta mendengarkan langsung kondisi masyarakat.
‎
‎Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono mengatakan, Safari Subuh tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara jajaran pemerintah dengan masyarakat.
‎
‎"Safari Subuh itu sudah yang ke-374. Tujuannya untuk mendekatkan antara pejabat dengan masyarakatnya," ujar Sunggono, Sabtu (17/10/2026).
‎
‎Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat menjadi penting agar komunikasi tidak hanya berlangsung melalui kegiatan pemerintahan yang formal.
‎
‎Melalui kunjungan ke masjid, pemerintah dapat bertemu langsung dengan warga, sekaligus melihat berbagai kondisi yang berkembang di lingkungan masyarakat.
‎
‎Safari Subuh juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Kukar memperkuat fungsi rumah ibadah sebagai pusat kegiatan masyarakat.

Dalam hal ini, pemerintah daerah terus mendorong kolaborasi bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kukar.
‎
‎Ia menjelaskan, keberadaan masjid diharapkan tidak berhenti pada fungsi sebagai tempat melaksanakan ibadah.

Masjid juga dapat mengambil peran lebih luas dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial dan kemasyarakatan.
‎
‎Ia menilai masjid memiliki posisi strategis karena berada dekat dengan masyarakat.

Dengan pengelolaan yang baik dan keterlibatan berbagai pihak, masjid dapat menjadi tempat untuk menguatkan kepedulian terhadap warga yang membutuhkan.
‎
‎Karena itu, Pemkab Kukar melihat kolaborasi antara pemerintah, DMI dan masyarakat melalui rumah ibadah sebagai salah satu kekuatan dalam menjalankan berbagai program pembangunan.
‎
‎Program-program pemerintah, termasuk program Kukar Idaman Terbaik, diharapkan dapat semakin dikenal dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui berbagai ruang interaksi yang dekat dengan warga.
‎
‎Ia menyebutkan, keterlibatan DMI menjadi bagian dari kolaborasi yang dapat memperluas jangkauan program pemerintah.

DMI bersama program-programnya dapat bersinergi dengan pemerintah, sementara masyarakat ikut berperan melalui lingkungan rumah ibadah.
‎
‎"Di antara kolaborasi yang bagus dan lebih besar adalah DMI juga ada di situ. DMI dengan program-programnya," katanya.
‎
‎Kegiatan Safari Subuh sendiri akan terus dilanjutkan secara bergiliran di sejumlah wilayah Kukar.

Salah satu agenda berikutnya dijadwalkan berlangsung di Kelurahan Loa Tebu, Kecamatan Tenggarong.
‎
‎Pemkab Kukar berharap kegiatan tersebut dapat terus menjadi ruang silaturahmi, sekaligus memperkuat hubungan pemerintah dengan masyarakat.

Dengan komunikasi yang terjaga, pemerintah dapat lebih memahami kebutuhan warga dan bersama-sama mencari solusi atas persoalan yang ada.
‎
‎Melalui Safari Subuh, Pemkab Kukar juga ingin membangun semangat kebersamaan bahwa pembangunan daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan masyarakat. (Adv/Zar)



Pasang Iklan
Top