• Rabu, 04 November 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara



Pembukaan Pesta Laut Pesisir Nusantara 2026.(Dok. Dispar Kukar)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pesta Laut Pesisir Nusantara 2026 resmi dibuka di Lapangan Pasar Kuala Samboja, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Jumat (16/10/2026) malam. Mengusung tema Tempo Dulu, kegiatan ini menghadirkan perpaduan tradisi pesisir, pertunjukan seni budaya, dan promosi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pembukaan pesta laut tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya masyarakat pesisir sekaligus mendorong kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian lokal.

Ketua Panitia Pesta Laut Pesisir Nusantara 2026, Muhammad Saleh, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar perayaan, melainkan bagian dari upaya menjaga warisan budaya masyarakat pesisir yang sarat nilai kebersamaan, rasa syukur, dan penghormatan terhadap alam.

Menurutnya, penyelenggaraan tahun ini juga memiliki arti penting karena menjadi bagian dari agenda tahunan resmi Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kukar.

“Melalui penyelenggaraan ini, kami berharap dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Samboja, memperkenalkan potensi budaya dan pariwisata daerah, sekaligus menggerakkan sektor ekonomi kreatif,” ujarnya.

Saleh mengungkapkan, panitia menghadirkan 16 grup tari lokal dan 13 grup band lokal untuk memeriahkan rangkaian kegiatan. Selain itu, sebanyak 115 pelaku UMKM turut berpartisipasi dengan menawarkan berbagai produk dan kuliner kepada pengunjung.

Ia berharap, kehadiran para pengunjung tidak hanya untuk menikmati pertunjukan, tetapi juga berbelanja dan mendukung produk lokal sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dispar Kukar, Awang Agus Dharmawan, mengapresiasi seluruh pihak yang telah bergotong royong menyukseskan penyelenggaraan Pesta Laut Pesisir Nusantara 2026.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kukar Idaman Terbaik yang mendorong penguatan ekonomi daerah, pelestarian kebudayaan, dan perlindungan lingkungan.

Menurut Awang, pesta laut memiliki potensi untuk menjadi etalase produk unggulan Samboja Kuala, mulai dari hasil perikanan, olahan laut, kuliner khas pesisir, hingga produk UMKM.

“Kita ingin Pesta Laut semakin mampu menjadi etalase unggulan hasil laut Samboja Kuala. Kita perlu mempertemukan nelayan dengan pembeli, pelaku usaha dengan pasar, serta produk lokal dengan peluang pemasaran digital,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan agar pengembangan pariwisata pesisir berjalan beriringan dengan upaya menjaga kebersihan pantai dan perairan. Masyarakat, pelaku usaha, dan pengunjung diharapkan turut mengurangi sampah plastik serta menjaga kelestarian lingkungan laut.

Melalui penyelenggaraan Pesta Laut Pesisir Nusantara 2026, Pemkab Kukar berharap potensi wisata bahari Samboja semakin dikenal luas, tradisi masyarakat pesisir tetap lestari, dan aktivitas pariwisata mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat. (Adv/Dri)



Pasang Iklan
Top