• Jum'at, 23 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara



Flayer Talent Pesta Laut Samboja.(Dok. Panitia Pesta Laut Samboja)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pesta Laut Tempoe Doeloe 2026 di Samboja, Kutai Kartanegara (Kukar), siap digelar pada 15–18 Oktober 2026 di halaman Pasar Samboja Kuala. Mengusung perpaduan tradisi, religi, dan hiburan, agenda tahunan ini akan menghadirkan ritual adat nelayan, selawatan bersama Habib Syekh, serta penampilan musisi nasional dan talenta lokal.

Ketua Panitia Pesta Laut Samboja, Muhammad Saleh, mengatakan persiapan pelaksanaan kegiatan telah mencapai 90 persen. Sejumlah kebutuhan utama, mulai dari panggung, area pertunjukan, hingga stan UMKM, telah disiapkan panitia.

“Persiapan sudah sekitar 90 persen. Panggung utama dan stan-stan juga sudah berdiri. Para pelaku UMKM dan pengisi acara mulai bisa mengecek tempat masing-masing,” ujarnya Rabu (14/10/2026).

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan diawali pada Kamis (15/10/2026) malam dengan ritual adat yang menjadi bagian penting dari tradisi masyarakat Samboja. Kegiatan dilanjutkan dengan injak bara sebagai salah satu prosesi adat setempat.

Pada Jumat (16/10/2026) pagi, sekitar pukul 08.00 WITA, nelayan bersama masyarakat akan melaksanakan tradisi malarung sebagai ungkapan rasa syukur atas rezeki dan hasil laut. Kegiatan ini juga direncanakan dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Kukar.

Memasuki malam pembukaan pada 16 Oktober, panggung hiburan akan diisi 13 talenta lokal, mulai dari penampilan tari hingga musik. Para pengisi acara berasal dari sejumlah wilayah, termasuk Tenggarong, Samboja, dan Samboja Barat.

Sementara itu, Jumat (17/10/2026) malam akan difokuskan pada kegiatan keagamaan melalui selawatan bersama Habib Syekh. Rangkaian dijadwalkan dimulai dengan penampilan kelompok selawat lokal, dilanjutkan salat Isya berjemaah, kemudian acara utama bersama Habib Syekh.

Adapun pada Minggu (18/10/2026), penampilan talenta lokal kembali memeriahkan panggung sejak sore hingga malam. Sejumlah musisi dan penampil yang diumumkan melalui materi promosi acara juga akan menjadi bagian dari kemeriahan penutupan.

Saleh menambahkan, kegiatan tersebut turut membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka kepada pengunjung. Panitia berharap Pesta Laut Tempoe Doeloe tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi warga setempat.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Awang Agus Dharmawan, menyambut positif penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, Pesta Laut Samboja merupakan agenda rutin yang masuk dalam kalender kegiatan pariwisata daerah.

Ia mengatakan Dispar Kukar turut memberikan dukungan agar kegiatan dapat terlaksana meskipun pemerintah daerah tengah melakukan efisiensi anggaran.

“Alhamdulillah, kegiatan ini bisa kembali berjalan tahun ini dan Dinas Pariwisata bisa mendukung pelaksanaannya. Harapannya, seluruh rangkaian acara berlangsung lancar,” ujarnya.

Melalui perpaduan pelestarian tradisi, kegiatan keagamaan, hiburan, dan promosi UMKM, Pesta Laut Tempoe Doeloe 2026 diharapkan mampu memperkuat identitas budaya masyarakat pesisir sekaligus meningkatkan daya tarik wisata Samboja. (Adv/Dri)



Pasang Iklan
Top