
Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ivan Akhmad Saat Menghadiri Rapat Persiapan MTQH.(Foto: Andri/KutaiRaya.com)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) mengambil peran dalam menyukseskan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-46 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang akan digelar di Kukar.
Dalam persiapan tersebut, Dispar Kukar dipercaya Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) sebagai koordinator liaison officer (LO) yang bertugas mendampingi dan memberikan pelayanan kepada kafilah dari seluruh kabupaten/kota di Kaltim.
Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ivan Akhmad, mengatakan pihaknya telah menyiapkan 57 petugas LO yang terdiri atas 33 ASN dari 12 organisasi perangkat daerah (OPD) serta 24 Duta Wisata Kukar.
“Dari Dispar dipercayakan oleh panitia LPTQ sebagai koordinator LO. Kami menginventarisasi 12 OPD yang ditunjuk, kemudian dari masing-masing OPD ditugaskan ASN sebagai LO,” ujar Ivan saat mengikuti rapat persiapan MTQH ke-46 di Ruang Rapat Sekda Kukar, Kamis (8/10/2026).
Menurutnya, pelibatan Duta Wisata menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan kepada para kafilah. Sebanyak 24 Duta Wisata akan ditempatkan untuk mendampingi kafilah, dewan hakim, serta panitia provinsi.
Para Duta Wisata tersebut akan ditempatkan secara berpasangan, terdiri atas laki-laki dan perempuan. Pola tersebut disesuaikan dengan kebutuhan pendampingan peserta selama pelaksanaan kegiatan.
“Duta Wisata kami libatkan karena mereka lebih berpengalaman dalam memberikan pelayanan. Mereka juga akan menjadi bagian dari LO yang mendampingi kafilah,” jelasnya.
Tak sekadar mendampingi kegiatan, Dispar Kukar juga menjadikan momentum MTQH sebagai sarana memperkenalkan potensi pariwisata daerah kepada para tamu dari luar Kukar.
Ivan menegaskan, para LO harus mampu memberikan informasi yang dibutuhkan kafilah, termasuk mengenai destinasi wisata, kuliner, hingga berbagai informasi pendukung selama berada di Kukar.
“Karena kami sifatnya memberikan pelayanan kepada seluruh kafilah dari kabupaten dan kota, kami harus memberikan pelayanan terbaik. Kalau ada yang membutuhkan informasi terkait destinasi wisata, kuliner, atau informasi lainnya, LO harus bisa memberikan informasi terbaik,” katanya.
Untuk memperkuat kesiapan tersebut, Dispar Kukar akan menggelar pembekalan khusus bagi seluruh petugas LO pada Senin (12/10/2026) di Ruang Rapat LPTQ.
Pembekalan tersebut akan membahas tugas dan fungsi LO, termasuk pola komunikasi dan koordinasi selama pelaksanaan MTQH berlangsung.
Dispar Kukar juga menyiapkan grup komunikasi khusus bagi seluruh petugas LO untuk mempermudah koordinasi di lapangan, terutama terkait mobilitas kafilah dan kebutuhan transportasi.
“Pada saat pelaksanaan nanti komunikasi LO akan sangat intens. Mereka harus memastikan transportasi, termasuk sopir, sudah standby ketika peserta akan menuju venue lomba,” ujarnya.
Selanjutnya, mulai 15 Oktober 2026, para LO ditargetkan mulai aktif berkomunikasi dengan ofisial kafilah dari seluruh kabupaten/kota. Informasi yang disampaikan meliputi akomodasi, hotel, ketersediaan kamar, hingga akses menuju lokasi perlombaan.
Melalui peran tersebut, Dispar Kukar tidak hanya memastikan kelancaran pendampingan kafilah, tetapi juga membuka ruang bagi para tamu untuk mengenal lebih dekat potensi wisata dan kuliner yang dimiliki Kukar selama berada di daerah ini. (Adv/Dri)