• Senin, 05 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kutai Kartanegara



Foto bersama usai peresmian Arbizz Space dan Aplikasi KukarGo, Sabtu (3/10/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)
‎
‎
‎TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperluas ruang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang.

Melalui Arbizz Space dan aplikasi KukarGo, pemerintah menghadirkan wadah baru yang menggabungkan aktivitas ekonomi, rekreasi, kuliner, hingga promosi produk UMKM.
‎
‎Arbizz Space yang berada di kawasan Taman Pujasera Tenggarong resmi diluncurkan bersamaan dengan aplikasi KukarGo pada Sabtu malam (3/10/2026).
‎
‎Sebelumnya, kawasan tersebut telah beroperasi sekitar satu bulan dan menjadi tempat berkumpulnya pelaku UMKM dari berbagai kecamatan di Kukar.
‎
‎Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri mengatakan, Arbizz Space sengaja dipersembahkan sebagai ruang usaha bagi UMKM lokal.

Dari total 58 tenan yang disediakan, seluruhnya telah terisi oleh pelaku usaha, meskipun 4 tenan masih dalam proses perbaikan.
‎
‎Menurutnya, keberadaan Arbizz Space tidak hanya ditujukan sebagai pusat kuliner, tetapi diharapkan berkembang menjadi salah satu ruang publik dan destinasi baru di Tenggarong.
‎
‎"Sebanyak 58 tenan sudah penuh semua. Kita berharap suasana ramainya Arbizz Space ini bisa terus dijaga setiap sore dan malam, sehingga dapat meningkatkan pendapatan UMKM yang ada di Kukar," ujar Aulia.
‎
‎Menariknya, pelaku usaha yang mengisi kawasan tersebut tidak hanya berasal dari Tenggarong.

Pemerintah menemukan UMKM dari sejumlah kecamatan, termasuk Kembang Janggut, yang turut memanfaatkan kawasan tersebut untuk mengembangkan usahanya.
‎
‎Ia berharap Arbizz Space dapat menjadi hub bagi masyarakat Kukar, baik untuk kegiatan rekreasi, budaya maupun bisnis.

Pemerintah juga membuka peluang agar panggung yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk berbagai pertunjukan seni dan budaya lokal.
‎
‎Dengan konsep tersebut, Pemkab Kukar ingin kawasan ini memiliki aktivitas yang terus bergerak dan tidak hanya ramai pada saat peluncuran.
‎
‎Pemkab Kukar turut meluncurkan KukarGo sebagai etalase UMKM daerah.

Platform tersebut dirancang untuk mempertemukan penjual dan pembeli, sekaligus menjadi wadah promosi produk usaha lokal.
‎
‎Ia menyebutkan salah satu keunggulan KukarGo dapat digunakan secara gratis dan tidak membebankan potongan kepada penjual.

Pengelolaannya melibatkan sejumlah OPD yang selama ini melakukan pembinaan UMKM.
‎
‎Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kukar, Muhammad Reza menjelaskan, dari 58 tenan yang tersedia, 54 di antaranya telah beroperasi.

Sedangkan 4 tenan lainnya masih menjalani proses rehabilitasi.
‎
‎Ia mengemukakan, seluruh tenan telah dikontrak dan diisi UMKM lokal.

Pemerintah juga memberikan kemudahan biaya sewa dengan tarif yang disesuaikan berdasarkan jenis tenan.

Untuk tipe kontainer, misalnya, biaya sewa diperkirakan sekitar Rp 750 ribu per bulan dengan opsi pembayaran yang dapat disesuaikan.
‎
‎Pengelolaan kawasan juga melibatkan pihak ketiga.

Namun, kerja sama tersebut tidak hanya berorientasi pada penyewaan tenan, tetapi juga mendorong penyelenggaraan berbagai kegiatan dan event agar kawasan semakin dikenal masyarakat.
‎
‎Ke depannya, Pemkab Kukar juga berencana menyempurnakan KukarGo, termasuk pengembangan sistem pembayaran digital.

Bahkan, pemerintah telah membuka komunikasi dengan Bankaltimtara untuk mendukung pengembangan sistem pembayaran tersebut. (Adv/Zar)



Pasang Iklan
Top