
Jam Bentong Tenggarong.(Foto: Dok. Andri/KutaiRaya.com)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Kebijakan efisiensi anggaran tidak menyurutkan komitmen Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam memperkuat promosi destinasi wisata daerah. Strategi promosi pun diarahkan pada pemanfaatan ruang kreatif dan platform digital yang dinilai lebih efektif serta efisien.
Salah satunya melalui program “Ayo Ngonten di Jam Bentong” yang digagas Bidang Pemasaran dan Promosi Pariwisata Dispar Kukar. Program ini membuka ruang bagi komunitas, influencer, dan kreator konten untuk memproduksi konten kreatif sekaligus membantu memperkenalkan kawasan Jam Bentong kepada masyarakat luas.
Plt. Kepala Dispar Kukar, Awang Agus Dharmawan, mengatakan program tersebut merupakan salah satu upaya Dispar memanfaatkan potensi yang ada di tengah keterbatasan anggaran.
“Di tengah keterbatasan itu, kami membuat program dengan menantang komunitas atau influencer dan konten kreator untuk membuat konten di Jam Bentong. Syaratnya, mereka ikut mempromosikan Jam Bentong,” ujar Awang Kamis (24/9/2026).
Untuk mendukung aktivitas para kreator, Dispar Kukar menyediakan sejumlah fasilitas secara gratis, seperti akses listrik dan Wi-Fi. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan ruang yang nyaman bagi kreator untuk menghasilkan konten tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan.
Menurut Awang, program tersebut mendapat respons positif dari sejumlah kreator yang telah memanfaatkan fasilitas di kawasan Jam Bentong. Kehadiran mereka sekaligus memberikan warna baru bagi kawasan tersebut sebagai ruang publik yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan kreatif.
“Responsnya cukup baik. Mereka senang karena diberikan ruang untuk berkarya dan tidak perlu mengeluarkan biaya untuk fasilitas pendukung,” katanya.
Dispar Kukar juga melihat peluang pengembangan kawasan Jam Bentong sebagai salah satu titik aktivitas kreatif dan promosi pariwisata. Apalagi, lokasi tersebut berada berdekatan dengan sejumlah fasilitas pendukung yang tengah dikembangkan.
Ke depan, program tersebut berpeluang dikolaborasikan dengan Harbis Space dan kawasan Pujasera yang berada di sekitar Jam Bentong. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem kreatif yang menggabungkan aktivitas komunitas, kuliner, dan promosi pariwisata.
Melalui pendekatan tersebut, Dispar Kukar terus mendorong promosi pariwisata yang tidak hanya mengandalkan kegiatan konvensional, tetapi juga memanfaatkan kreativitas masyarakat dan kekuatan media digital.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Dispar Kukar menjaga geliat sektor pariwisata sekaligus memperluas jangkauan promosi destinasi daerah dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara optimal. (Adv/Dri)