• Jum'at, 23 Oktober 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara



Acara Beseprah Erau Adat Kutai di depan Museum Mulawarman Tenggarong, Kamis (24/9/2026).(Foto: Andri/KutaiRaya.com)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) turut mendukung pelaksanaan tradisi Beseprah sebagai bagian dari rangkaian Erau Adat Kutai 2026. Kegiatan tersebut digelar di sepanjang jalan depan Museum Mulawarman Tenggarong, Kamis (24/9/2026).

Beseprah menjadi salah satu tradisi yang selalu dinantikan masyarakat dalam pelaksanaan Erau Adat Kutai. Kegiatan ini menghadirkan ruang kebersamaan dengan mengajak masyarakat, pemerintah, serta berbagai unsur lainnya duduk bersama dan menikmati hidangan yang telah disediakan.

Bagi Dispar Kukar, Beseprah tidak sekadar menjadi kegiatan makan bersama, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan sekaligus melestarikan adat dan budaya Kutai.

Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Zikri Umulda, mengatakan pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Beseprah sebagai bagian dari rangkaian Erau Adat Kutai 2026.

“Dispar sendiri sudah pasti mendukung penuh kegiatan ini. Kami juga menurunkan seluruh staf dari Dinas Pariwisata untuk mengikuti Beseprah,” ujarnya Kamis (24/9/2026).

Menurutnya, keikutsertaan Dispar Kukar tidak hanya ditunjukkan melalui kehadiran jajaran pegawai, tetapi juga dengan menghadirkan sejumlah unsur yang berkaitan dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Dalam kegiatan tersebut, Dispar Kukar turut melibatkan sejumlah anak berprestasi di tingkat nasional serta memperkenalkan film “Mini Movie Erau” yang digagas oleh Dispar Kukar sebagai bagian dari upaya memperkenalkan dan mengangkat budaya Kutai melalui karya kreatif.

Selain itu, Dispar Kukar juga menyediakan sekitar delapan tumpeng beserta berbagai makanan dan kudapan untuk dinikmati masyarakat yang hadir dalam kegiatan Beseprah.

Zikri menegaskan, hidangan yang disediakan Dispar Kukar diprioritaskan untuk masyarakat. Hal ini menjadi bagian dari semangat Beseprah yang menempatkan kebersamaan dan interaksi masyarakat sebagai hal utama.

“Kami memang mengkhususkan agar yang duduk dan menikmati hidangan adalah masyarakat, bukan pegawai Dispar. Jadi, masyarakat bisa benar-benar merasakan kebersamaan dalam Beseprah ini,” jelasnya.

Ia berharap pelaksanaan Beseprah dan rangkaian Erau Adat Kutai dapat terus berkembang dan semakin besar pada tahun-tahun mendatang. Menurutnya, keberlangsungan tradisi tersebut membutuhkan komitmen bersama untuk menjaga adat dan budaya Kutai.

“Harapannya tentu kegiatan ini bisa semakin besar. Yang terpenting, kita bersama-sama menjaga adat dan budaya Kutai Kartanegara agar tetap lestari,” pungkasnya. (Adv/Dri)



Pasang Iklan
Top