• Senin, 21 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kutai Kartanegara



Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, Senin (21/9/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)
‎‎

‎TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai memetakan potensi olahraga masyarakat sebagai persiapan menghadapi Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) yang dijadwalkan berlangsung di Palu, Sulawesi Tengah, pada 2027 mendatang.

‎Pemetaan dilakukan untuk melihat potensi Induk Organisasi Olahraga (Inorga) yang berkembang di Kukar, sekaligus menentukan cabang yang berpeluang mewakili daerah melalui proses seleksi.

‎Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni mengatakan, keikutsertaan dalam Fornas merupakan bagian dari agenda olahraga masyarakat secara nasional.

Sehingga persiapan perlu dilakukan sejak awal agar Inorga yang akan dibawa benar-benar melalui proses pembinaan dan seleksi.

‎"Sesuai agenda nasional memang ini dilaksanakan. Jenjangnya adalah Fornas. Insya Allah kita akan hadir dalam olahraga tradisional dan olahraga masyarakat yang ada," ujar Aji Ali Husni kepada KutaiRaya.com, Senin (21/9/2026).

‎Menurutnya, olahraga masyarakat memiliki karakter berbeda dengan olahraga prestasi.

Dalam olahraga masyarakat, peserta memiliki kesempatan untuk mengikuti kegiatan dengan biaya mandiri.

Namun, adapula atlet atau peserta yang nantinya dapat diberangkatkan melalui dukungan pemerintah daerah sesuai mekanisme dan kemampuan anggaran.

‎Dispora Kukar tidak hanya menunggu pelaksanaan Fornas.

Sebelum menuju ajang nasional tersebut, pihaknya akan mempersiapkan proses seleksi melalui kegiatan Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Kabupaten (Forkab) atau kegiatan seleksi olahraga masyarakat di tingkat daerah.

‎"Insya Allah tahun depan kita laksanakan Forkab untuk menyeleksi Inorga yang ada di Kukar. Dari kegiatan itu akan dipilih yang terbaik untuk kita utus secara resmi melalui pemerintah daerah," tuturnya.

‎Peserta atau Inorga yang terpilih nantinya diharapkan dapat membawa nama Kukar dan Kalimantan Timur pada pelaksanaan Fornas di Palu.

‎Pelaksanaan seleksi daerah juga perlu disiapkan dengan waktu yang cukup.

Pihaknya menargetkan kegiatan seleksi dapat digelar paling lambat sekitar 3 bulan sebelum pelaksanaan Fornas di Palu.

‎"Waktunya nanti kita sesuaikan dengan jadwal pelaksanaan di Kota Palu. Kita sudah melaksanakan kegiatan seleksinya di sini," katanya.

‎Terkait jumlah Inorga yang akan diikutsertakan, ia mengatakan, saat ini terdapat puluhan organisasi olahraga masyarakat yang berkembang di Kukar.

Namun, jumlah yang akan difasilitasi dalam kegiatan daerah tetap akan disesuaikan dengan perkembangan Inorga dan kemampuan pendanaan.

‎Ia menyebutkan dalam pelaksanaan sebelumnya, jumlah Inorga yang dapat difasilitasi pemerintah daerah berada pada kisaran 10 hingga 15 Inorga.

‎"Kalau Inorga hampir puluhan. Kita menyesuaikan dengan perkembangan yang ada di Kutai Kartanegara dan juga dengan pendanaan," ucapnya.

‎Selain seleksi melalui kegiatan daerah, masing-masing Inorga juga memiliki mekanisme pembinaan dan seleksi internal.

Hal ini menjadi bagian penting dalam menentukan peserta yang nantinya akan dibawa ke tingkat lebih tinggi.

‎Ia berharap proses pemetaan dan seleksi dapat menghasilkan Inorga yang memiliki kesiapan serta kemampuan untuk bersaing di tingkat nasional. (Adv/Zar)



Pasang Iklan
Top