
Bupati Kukar bersama beberapa pihak terkait usai rapat koordinasi, Sabtu (19/9/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Menindaklanjuti dari kondisi kabut asap yang menebal, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menggelar rapat koordinasi dengan berbagai pihak terkait di Kedaton Kesultanan Ing Martadipura, Sabtu (19/9/2026).
Rapat ini dipimpin oleh Bupati Kukar dan jajaran Kesultanan Ing Martadipura.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri mengatakan, pihaknya akan terus berupaya untuk menyesuaikan kondisi kabut asap saat ini dengan yang sebelumnya telah di rencanakan sesuai rundown acara.
"Yang pertama adalah untuk pembukaan Erau itu tetap kita laksanakan pada esok hari. Di mana acara sakral itu akan kita laksanakan di dalam ruangan dan opening ceremony yang merupakan bagian dari kegiatan seremonial, tetap kita laksanakan di Stadion Rondong Demang," ujar Aulia kepada KutaiRaya.com, Sabtu (19/9/2026).
Keputusan ini bukan tanpa alasan, dengan kondisi cuaca saat ini, pihaknya harus membahas ulang mengenai kegiatan rangkaian Festival Erau Adat Kutai 2026.
Ia mengamati dan tadi membahas secara bersama-sama bahwa memang 4 hari yang lalu terjadi asap pekat di Kabupaten Kukar dengan ISPU yang cukup tinggi.
"Akan tetapi, pantauan kami setiap hari memperlihatkan nilai atau angka ISPU yang cenderung menurun dan hari ini pengukuran pagi nilainya sudah sangat turun dari nilai awal. Sehingga kita berharap besok nilainya semakin turun lagi dan kita bisa melakukan aktivitas di luar ruangan sebagaimana mestinya," tuturnya.
Berdasarkan hasil rapat, pihaknya sepakat tindakan-tindakan protokol kesehatan tetap diutamakan.
"Alat pelindung diri tetap kita berikan kepada para pengunjung besok hari, dan durasi kegiatan itu akan kita optimalkan sehingga paparan terhadap udara luar itu semakin bisa kita minimalisir," katanya.
Menurutnya, semua ini dilakukan untuk menjaga rangkaian kegiatan Erau ini bisa berjalan sebagaimana mestinya demi menjaga kelestarian adat budaya yang ada di daerah Kukar.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, sekaligus dikenal sebagai Pangeran Noto Negoro, Heriansyah mengatakan, untuk rangkaian pembukaan Erau Adat Kutai 2026,akan diawali dengan Pendirian Tiang Ayu yang akan dilakukan di Keraton Kesultanan Ing Martadipura pada pukul 08.00 WITA.
"Berdasarkan hasil rapat, itu menunjukkan untuk tren asap itu menurun dan tingkat pencemaran udaranya juga tadi dilaporkan cenderung menurun, besok kita akan melaksanakan pertama, pukul 8 kita akan melaksanakan yang namanya pendirian Tiang Ayu di Keraton. Dengan berdiri yang tiang ayu ini berarti secara adat dan sakral sah sudah erau dimulai," ucapnya.
Sementara itu, kegiatan seremonial Erau Adat Kutai 2026 yang akan dilaksanakan di Stadion Rondong Demang, pihaknya akan memberikan Alat Pelindung Diri (APD) kepada masyarakat, sehingga diharapkan masyarakat yang menonton terhindar dari berbagai penyakit.
"Untuk teknis alat pelindung diri (APD) bagi pengunjung, nantinya bagi yang masuk ke stadion akan kita bagikan masker di pintu-pintu masuk," tuturnya. (Adv/Zar)