• Sabtu, 19 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara



Prosesi Mengulur Naga, Rangkaian Erau Adat Kutai.(Dok. Andri/KutaiRaya.com)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Festival Adat Erau 2026 tidak hanya menjadi panggung pelestarian tradisi Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Bagi Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar), momentum tersebut juga menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan berbagai potensi wisata dan ekonomi kreatif di Tenggarong.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispar Kukar, Awang Agus Dharmawan, mengatakan pihaknya telah menuntaskan seluruh tugas sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) pendukung Erau, khususnya dalam aspek promosi kepariwisataan.

Berbagai materi publikasi telah disiapkan untuk menyambut pelaksanaan Erau 2026. Mulai dari teaser, flyer, video promosi hingga video iklan diproduksi untuk memperluas informasi mengenai agenda tahunan yang menjadi bagian penting dari identitas budaya Kutai tersebut.

Namun, promosi yang dilakukan Dispar Kukar tidak berhenti pada pengenalan rangkaian Erau. Potensi destinasi wisata dan akomodasi di kawasan Tenggarong turut dimasukkan dalam materi publikasi.

Langkah ini diarahkan agar masyarakat maupun wisatawan yang datang menyaksikan Erau memiliki informasi lebih luas mengenai pilihan destinasi yang dapat dikunjungi selama berada di Kukar.

“Kami dari Dinas Pariwisata sudah menyelesaikan seluruh tugas sebagai OPD pendukung Erau, terutama yang berkaitan dengan promosi. Alhamdulillah, semuanya sudah mencapai 100 persen,” ujar Awang Agus, Sabtu (19/9/2026).

Menurutnya, posisi Dispar Kukar dalam penyelenggaraan Erau merupakan OPD pendukung, terutama pada sektor pariwisata dan publikasi. Sementara pelaksanaan kegiatan adat berada di bawah tanggung jawab Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar.

Selain promosi wisata, keberadaan Erau juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Kutai melalui berbagai rangkaian kegiatan. Salah satunya Prosesi Beluluh yang digelar di Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Tenggarong.

Awang Agus yang turut hadir dalam prosesi tersebut menjelaskan, Beluluh merupakan ritual adat yang dilaksanakan sebelum memasuki rangkaian utama Erau. Prosesi tersebut dimaknai sebagai penyucian diri Sultan atau Putra Mahkota sekaligus permohonan keselamatan dalam menjalankan rangkaian adat.

“Beluluh merupakan bagian dari persiapan sebelum Erau. Maknanya adalah membersihkan pengaruh dan energi negatif serta segala hal yang bersifat negatif sebelum Sultan menjalankan rangkaian Erau,” jelasnya.

Kemasan Erau 2026 juga dibuat lebih beragam dengan menghadirkan expo, bazar dan UMKM, pentas seni hingga olahraga tradisional. Kegiatan tersebut tersebar di sejumlah lokasi di Tenggarong, seperti kawasan Keraton, Stadion Rondong Demang dan area parkir Jembatan Pulau Kumala.

Kehadiran bazar dan UMKM menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari geliat kegiatan Erau. Sementara pentas seni dan olahraga tradisional memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya serta tradisi yang berkembang di Kukar.

Melalui dukungan Dispora Kukar, olahraga tradisional juga akan melibatkan penggiat dari luar daerah. Selain menjadi bagian dari rangkaian kegiatan, keterlibatan tersebut membuka ruang interaksi dan memperluas jejaring penggiat olahraga tradisional.

Bagi Dispar Kukar, rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari daya tarik yang dapat memperkuat pengalaman wisatawan selama berada di Tenggarong.

Di sisi lain, kekuatan utama Erau tetap berada pada rangkaian adat yang diwariskan secara turun-temurun. Sejumlah prosesi seperti Mendirikan Tiang Ayu, Beluluh, Bepelas, Mengulur Naga, Beumban, Begorok, Rangga Titi hingga Belimbur menjadi bagian penting dari keberlangsungan Erau Adat Kutai.

Dengan perpaduan antara prosesi adat, seni, olahraga tradisional, UMKM dan promosi destinasi, Erau 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda budaya, tetapi juga memperkuat daya tarik Tenggarong sebagai salah satu tujuan wisata berbasis budaya di Kukar. (Adv/Dri)



Pasang Iklan
Top