• Sabtu, 19 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kutai Kartanegara



Bupati Kukar Aulia Rahman Basri usai peletakan baru pertama pada pembangunan Klinik utama PKU Muhammadiyah, Sabtu (19/9/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)


‎TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kabupaten Kukar (Pemkab Kukar) mendukung pembangunan Klinik Utama PKU Muhammadiyah Kutai Kartanegara.

‎Hal ini diawali dengan peletakan batu pertama secara simbolis oleh Bupati Kukar di Jalan Udang, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Sabtu (19/9/2026).

‎Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri mendukung penuh pembangunan Klinik Utama Muhammadiyah Kutai Kartanegara.

‎"Klinik utama ini nantinya direncanakan untuk dilanjutkan menjadi Rumah Sakit yang spesifiknya Rumah Sakit Ibu dan Anak," ujar Aulia kepada KutaiRaya.com, Sabtu (19/9/2026).

‎Pada intinya, lanjut Aulia, Pemkab menyambut baik dan memberikan dukungan penuh atas pembangunan klinik utama ini.

‎Ia menuturkan dengan adanya klinik utama ini, nantinya akan melengkapi fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Kukar.

‎"Kita berharap pembangunan bisa cepat rampung sesuai dengan rencana, sehingga warga masyarakat Kutai Kartanegara dapat merasakan manfaat fasilitas kesehatan ini," katanya.

‎Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kukar, Yamin Hadi Firmadi mengemukakan, klinik utama ini merupakan cita-citanya dalam membantu masyarakat.

‎"Klinik utama yang kami laksanakan pada hari ini, pembangunannya dengan peletakan batu pertama, harapan dan cita-cita kami memang sejak awal, di mana tanah ini berasal atau berawal dari hibah Bapak Setia Budi. Dan itu sudah beberapa tahun yang lalu, dan kami insyaallah baru bisa melaksanakannya, mewujudkannya acara peletakan batu pertama pada siang hari ini," ucapnya.

Ia menambahkan ‎tentunya karena amanat dari Perserikatan Muhammadiyah, yakni berkonsentrasi dalam pelayanan di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

"Nah, ini yang kami laksanakan pada hari ini adalah di bidang kesehatan," ujarnya.

‎Ia menargetkan pembangunan rampung sekitar 6-7 bulan mendatang.

‎"Kami berharap 6-7 bulan, insyaallah selesai fisiknya ini," ucapnya. (Adv/Zar)



Pasang Iklan
Top