
Waterboom Pulau Kumala, Jumat (4/9/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Setelah lama sepi, Pulau Kumala disiapkan untuk bangkit.
Waterboom yang menjadi salah satu harapan baru wisata Kukar kini secara fisik telah tuntas dan ditargetkan mulai beroperasi tahun ini.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Awang Agus mengatakan, saat ini masih proses pengadaan untuk pemasangan pagar pengaman di kawasan waterpark tengah berjalan melalui Unit Kerja Pengadaan Barang Jasa (UKPBJ).
"Kalau waterboom ini sedang berproses di UKPBJ, tender pemasangan pagar pengaman sama landscape daripada waterpark. Jadi sudah berproses, kita tunggu proses selanjutnya," kata Awang Agus kepada KutaiRaya.com, Jumat (4/9/2026).
Ia menjelaskan secara fisik bangunan utama Waterboom Pulau Kumala sudah selesai.
Namun, ada beberapa pekerjaan yang harus dituntaskan, terutama menyangkut keamanan kolam dan penataan kawasan.
"Cuma mungkin ada beberapa item pekerjaan lagi, termasuk pengamanan kolam karena kolamnya harus dipastikan aman buat pengunjung, setelah itu landscape yang menjadi pekerjaan terakhirnya," tuturnya.
Setelah seluruh pekerjaan selesai, waterboom juga tidak langsung dibuka.
Dinas Pariwisata akan melakukan uji coba terlebih dahulu untuk memastikan seluruh fasilitas dapat digunakan dengan baik dan aspek keselamatan pengunjung terpenuhi.
"Setelah terima pekerjaan kan harus ada uji coba dulu dan kita harus memastikan bahwa operasional dan keselamatan itu terjamin. Kalau memang bisa selesai tahun ini, insyaallah bisa beroperasi di tahun ini," katanya.
Terkait anggaran, ia belum dapat menyebutkan total anggaran pembangunan Waterboom Pulau Kumala secara keseluruhan karena proses pembangunan telah dimulai sebelum dirinya menjabat sebagai Kepala Dispar Kukar.
"Kalau secara keseluruhan harus melihat data, karena saya masuk di sini baru 7 bulan. Pekerjaannya sudah dimulai sekitar 2024 atau 2025," ucapnya.
Lebih dari sekadar menghadirkan wahana baru, Dispar Kukar berharap beroperasinya Waterboom dapat kembali menghidupkan aktivitas wisata di Pulau Kumala.
"Target kami tahun ini selesai. Kalau memang bisa beroperasi, harapannya ada dampak pada UMKM di sekitar situ, terutama yang di dalam Pulau Kumala, kembali hidup," tambahnya.
Ia berharap aktivitas usaha yang sebelumnya ramai, seperti jasa penyewaan sepeda, motor dan mobil keliling pulau, serta gerai merchandise dan cendera mata, kembali menggeliat.
Dispar Kukar bahkan ingin mengembalikan suasana Pulau Kumala seperti periode 2016-2017 sebelum pandemi Covid 19.
"Bukan hanya orang Tenggarong, tetapi sekitar Kukar juga bisa menjadikan Pulau Kumala sebagai pilihan paket liburan," katanya.
Ia menuturkan Waterpark ini biasanya disukai anak-anak.
" Kita harapkan juga menjadi alternatif pilihan untuk wisata keluarga yang ada di Kukar maupun pengunjung dari sekitar Kukar," tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin menyebutkan, anggaran untuk pekerjaan lanjutan Waterboom Pulau Kumala telah tersedia.
Sebelumnya, proses pekerjaan tersebut sempat mengalami penundaan.
"Kemarin sempat ditunda, nanti bisa tanya Kepala Badan Pelayanan Pengadaan (BLP) kenapa ditunda. Anggarannya sudah ada, sekitar Rp 4,5 miliar," ucapnya. (*Zar)