
Kapolresta Smaarinda bersama Komandan Denpom V/1 Samarinda saat mengunjungi Rutan Samarinda. Jumat (04/09/2026).(Foto: Abi/KutaiRaya.com)
SAMARINDA, (KutaiRaya.com): Penguatan koordinasi antarinstansi penegak hukum menjadi perhatian dalam kunjungan Kapolresta Samarinda, Kombes Pol. Hendri Umar bersama Komandan Denpom V/1 Samarinda, Letkol CPM Muhammad Ade Wijaya ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Samarinda, Jumat (4/9/2026).
Kedatangan kedua pejabat ini disambut langsung Kepala Rutan Samarinda, Rachmad Tri Raharjo.
Pertemuan ini berlangsung dalam suasana hangat dan menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan, sekaligus membangun komunikasi yang lebih solid.
Sejumlah persoalan dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari koordinasi kewilayahan, sinergitas penegakan hukum hingga upaya menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Samarinda.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol. Hendri Umar mengatakan, komunikasi lintas lembaga menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas, terutama ketika berkaitan dengan keamanan dan penegakan hukum.
“Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya kami memperkuat komunikasi dan silaturahmi dengan seluruh unsur penegak hukum di Samarinda, termasuk jajaran Rutan dan Denpom,” ujar Hendri.
Ia menegaskan persoalan keamanan tidak dapat ditangani secara sendiri-sendiri.
Menurutnya, koordinasi yang terbangun antarlembaga akan membuat setiap potensi persoalan dapat diantisipasi dengan lebih baik.
“Kami ingin memastikan bahwa koordinasi antarlembaga berjalan dengan baik, sehingga ketika ada persoalan yang membutuhkan penanganan bersama, kita dapat bergerak secara cepat dan terukur,” katanya.
Hendri juga menilai sinergitas antara kepolisian, pemasyarakatan dan unsur TNI menjadi salah satu kekuatan dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
“Polresta Samarinda tentu sangat terbuka untuk terus membangun kerja sama dengan Rutan maupun Denpom. Masing-masing memiliki tugas dan kewenangan, tetapi tujuan kita sama, yakni menjaga keamanan dan ketertiban,” ucapnya.
Selain menjaga keamanan wilayah, koordinasi ini juga dinilai penting dalam mendukung proses penegakan hukum.
Hendri berharap komunikasi yang telah terjalin tidak berhenti pada kegiatan silaturahmi, tetapi terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Sinergitas ini jangan hanya dibangun ketika ada persoalan. Komunikasi harus terus dipelihara agar setiap perkembangan di lapangan bisa segera dikoordinasikan dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing,” tuturnya.
Ia menambahkan kolaborasi lintas instansi akan semakin dibutuhkan seiring dengan dinamika persoalan keamanan yang berkembang di wilayah Samarinda.
“Kami berkomitmen menjaga hubungan yang baik dengan Rutan Samarinda dan seluruh instansi terkait. Dengan komunikasi yang kuat, saya yakin berbagai tantangan dalam menjaga keamanan dan penegakan hukum dapat kita hadapi bersama,” kata Hendri.
Sementara itu, Kepala Rutan Samarinda, Rachmad Tri Raharjo menyambut positif kunjungan tersebut.
Ia menilai hubungan kelembagaan yang harmonis dengan aparat penegak hukum menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Menurut Rachmad, koordinasi yang baik dapat menjadi fondasi dalam menghadapi berbagai dinamika yang berkaitan dengan keamanan, baik di lingkungan Rutan maupun dalam konteks kewilayahan.
Rutan Samarinda berkomitmen menjaga komunikasi dengan Polresta Samarinda, Denpom V/1 Samarinda dan instansi terkait lainnya.
Kerja sama ini diharapkan dapat terus berkembang melalui koordinasi yang efektif dengan tetap berpedoman pada tugas dan kewenangan masing-masing. (Abi)