• Jum'at, 04 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Ketua Perbasi Kukar, Windi Novrianantha, Senin (3/8/2026).(Foto: Achmad Nizar/KutaiRaya.com)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Sejumlah atlet cabang olahraga (cabor) tertentu di Kutai Kartanegara (Kukar) mengaku optimistis dalam menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim), meskipun hingga kini belum ada pemusatan latihan (TC) bagi para atlet akibat keterbatasan anggaran.

Para pengurus cabor memilih tetap menjalankan persiapan secara mandiri.

Dengan waktu yang semakin dekat menuju pelaksanaan Porprov, mereka tidak ingin terlalu lama menunggu kepastian anggaran.

Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kukar, Windi Novrianantha mengatakan, pihaknya tetap berharap adanya dukungan anggaran untuk persiapan atlet.

Namun, jika kondisi tersebut belum memungkinkan, latihan akan tetap berjalan dengan kemampuan yang ada.

"Kami sebagai pengurus berharap memang ada anggaran. Tapi apapun yang terjadi, mungkin kita tetap jalan dulu, maju dulu. Kalau kita menunggu, waktu tinggal kurang lebih 2 sampai 3 bulan untuk persiapan," ujarnya kepada KutaiRaya.com, Senin (3/8/2026).

Menurutnya, Perbasi Kukar akan langsung melakukan TC, setelah komposisi pemain yang akan memperkuat Kukar terbentuk.

Sejumlah nama atlet juga mulai masuk dalam pertimbangan untuk dibawa ke Porprov.

"Kalau melihat hari ini sudah ada beberapa nama yang menurut kami layak membela Kukar. Saat ini kita masih melakukan penyaringan atlet untuk menghadapi Porprov nanti," ucapnya.

Perbasi Kukar memasang target yang realistis.

Ia mengemukakan, persaingan di cabang olahraga basket cukup ketat, khususnya dengan Samarinda dan Balikpapan.

"Target kita realistis saja. Melihat Samarinda dan Balikpapan, mungkin masuk penyisihan grup dulu," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Dispora Kukar, Rita Agustina, membenarkan kondisi anggaran saat ini belum memungkinkan untuk menggelar TC bagi atlet secara terpusat maupun desentralisasi.

Sebagai gantinya, Dispora Kukar telah meminta atau bersurat pada masing-masing cabor untuk melakukan persiapan dan TC secara mandiri sesuai kemampuan.

"Untuk TC atlet ini hanya TC mandiri dengan kondisi anggaran yang ada. Jadi untuk pembiayaan TC itu tidak ada," tuturnya.

Meskipun tidak membiayai TC, Dispora Kukar tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan para atlet dan pengurus cabor yang terus mempersiapkan diri menghadapi Porprov.

"Intinya Dispora Kukar tetap memberikan semangat dan apresiasi atas perjuangan para atlet. Semoga di Porprov tahun ini Kukar bisa menjadi juara umum," ucapnya penuh harap.

Di sisi lain, Ketua Komisi IV DPRD Kukar, Andi Faisal, menilai persoalan anggaran dan kepastian cabor yang akan dipertandingkan menjadi tantangan tersendiri dalam persiapan Porprov.

Menurutnya, DPRD bersama pemerintah daerah perlu memastikan terlebih dahulu cabang olahraga yang benar-benar dipertandingkan, sebelum menentukan dukungan anggaran.

"Kalau saya melihat ini serba salah. Pertama, keuangan kita juga terbatas. Yang kedua, sampai hari ini cabor mana yang dipertandingkan belum jelas," ujarnya.

Ia menuturkan.DPRD Kukar sebenarnya berupaya mencari solusi, termasuk kemungkinan menghadirkan pihak lain sebagai orangtua angkat bagi sejumlah cabor.

Namun, upaya tersebut akan sulit dilakukan jika cabang olahraga yang sudah mendapat dukungan, ternyata tidak masuk dalam daftar pertandingan Porprov.

"Itu jadi masalah bersama. Sekarang solusinya mempertegas cabor mana yang dipertandingkan. Baru nanti kita undang Dispora untuk duduk bersama. Bagaimana mencarikan anggaran agar semuanya bisa terlaksana," katanya. (*Zar)



Pasang Iklan
Top