• Kamis, 03 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Pemkab Berau



Bupati Berau Sri Juniarsih Mas saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Bunda PAUD Kabupaten Berau Tahun 2026, Rabu (5/8/2026).


BERAU, (KutaiRaya.com): Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat komitmennya dalam membangun sumber daya manusia berkualitas melalui peningkatan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Langkah tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Bunda PAUD Kabupaten Berau Tahun 2026 yang menjadi wadah menyatukan visi, memperkuat kolaborasi, sekaligus menyusun strategi peningkatan mutu layanan bagi anak usia dini di Bumi Batiwakkal.

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, yang juga menjabat sebagai Bunda PAUD Kabupaten Berau, menegaskan bahwa investasi terbaik bagi masa depan daerah dimulai dari perhatian terhadap anak sejak usia dini.

Menurutnya, periode tersebut merupakan fase penting dalam pembentukan karakter, kecerdasan, kemampuan sosial, hingga kesiapan anak menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.

Karena itu, penyelenggaraan PAUD tidak hanya dimaknai sebagai layanan pendidikan semata, tetapi menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

“Pendidikan anak usia dini adalah pondasi pembangunan manusia. Apa yang ditanamkan pada masa ini akan menjadi bekal anak untuk menghadapi masa depannya,” ujar Sri Juniarsih, Rabu (5/8/2026).

Ia menekankan, layanan PAUD yang berkualitas harus berjalan secara holistik dan integratif. Artinya, pemenuhan hak anak tidak hanya melalui pendidikan, tetapi juga mencakup layanan kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, sanitasi, hingga administrasi kependudukan yang saling terintegrasi.

Melalui sinergi lintas sektor, pemerintah daerah ingin memastikan setiap anak di Kabupaten Berau memperoleh kesempatan tumbuh dan berkembang secara optimal tanpa terkecuali.

Komitmen tersebut juga sejalan dengan kebijakan nasional mengenai Wajib Belajar 13 Tahun yang memasukkan satu tahun pendidikan prasekolah sebagai bagian penting sebelum anak memasuki Sekolah Dasar.

Ia menyebut, Pemkab Berau menyambut kebijakan itu dengan terus memperluas sekaligus meningkatkan kualitas layanan PAUD di seluruh wilayah.

Hingga saat ini, Program Satu Kampung Satu PAUD telah berhasil diwujudkan. Sebanyak 236 satuan PAUD telah hadir di 13 kecamatan dengan jumlah peserta didik yang mencapai lebih dari 8.800 anak. Capaian tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menghadirkan akses pendidikan usia dini yang semakin merata.

Meski demikian, Sri Juniarsih menegaskan bahwa fokus pembangunan tidak berhenti pada penyediaan lembaga PAUD semata.

Dikatakannya, peningkatan kualitas layanan, kompetensi tenaga pendidik, serta keterlibatan keluarga dan masyarakat tetap menjadi prioritas agar setiap anak memperoleh stimulasi yang sesuai dengan tahap tumbuh kembangnya.

Sri menuturkan, keberadaan PAUD juga memiliki kontribusi strategis dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah, termasuk percepatan penurunan angka stunting.

“Melalui layanan kesehatan kita, pemantauan tumbuh kembang, pemberian makanan tambahan, imunisasi, hingga edukasi gizi kepada orang tua, PAUD menjadi salah satu ujung tombak dalam membentuk generasi yang sehat sejak dini,” bebernya.

Selain itu, layanan PAUD berperan penting menciptakan transisi belajar yang menyenangkan menuju pendidikan dasar sehingga anak memiliki kesiapan akademik, sosial, dan emosional yang lebih baik ketika memasuki bangku sekolah.

Sri juga mengajak seluruh jajaran Bunda PAUD di tingkat kecamatan, kelurahan, dan kampung untuk semakin aktif menjalankan perannya sebagai penggerak pembangunan sumber daya manusia.

Dirinya menambahkan, keberadaan Bunda PAUD harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pendampingan, edukasi, dan penguatan akses layanan bagi anak-anak usia dini.

“Penyandang predikat Bunda PAUD harus benar-benar hadir di tengah masyarakat. Perannya bukan sekadar simbol, tetapi menjadi motor penggerak dalam memastikan anak-anak memperoleh layanan pendidikan, kesehatan, dan gizi yang optimal,” tandasnya. (Adv/Bul)



Pasang Iklan
Top